Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mas Jos Masuk Sekolah, SMPN 5 Jogja Jadi Pilot Project: Pemkot Jogja Dorong Pembiasaan Mengelola Sampah Sejak Dini

Iwan Nurwanto • Kamis, 2 Oktober 2025 | 02:04 WIB

 

Pelajar membuang sampah pada tempat yang tersedia di area bank sampah SMP Negeri 5 Kota Jogja, Rabu (1/10/2025).
Pelajar membuang sampah pada tempat yang tersedia di area bank sampah SMP Negeri 5 Kota Jogja, Rabu (1/10/2025).

JOGJA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja terus menggencarkan program Masyarakat Jogja Olah Sampah (Mas Jos). Bahkan siswa sekolah pun mulai diwajibkan untuk menjalankan program tersebut melalui Mas Jos masuk sekolah. SMP Negeri 5 Jogja menjadi pilot project program tersebut.

Kepala Kepala Bidang Pengembangan Kapasitas dan Pengawasan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja Supriyanto mengatakan, secara bertahap program itu juga bakal diterapkan di seluruh sekolah.

Supriyanto yakin, lewat Mas Jos masuk sekolah nantinya dapat mengurangi timbulan sampah.

Sekaligus bisa membangun kesadaran untuk menjaga lingkungan. Mulai dari memilah dan mengolah sampah dari sumbernya.

“Sekolah memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan baru bagi generasi muda,” ujarnya di sela sosialisasi Mas Jos di SMPN 5 Kota Jogja, Rabu (1/10/2025).

Dalam implementasinya, ada lima langkah Mas Jos yang wajib diterapkan seluruh elemen sekolah. Yakni memilah sampah, membawa sampah anorganik ke bank sampah, mengolah sampah organik, menghabiskan makanan, serta menggunakan wadah berulang.

Sebagai upaya mendukung pelaksanaan, DLH juga menyerahkan 20 unit biopori dan buku tabungan bank sampah.

Selain itu Forum Bank Sampah juga digandeng menjadi offtaker sampah anorganik yang dikumpulkan siswa.

“Lima langkah Mas JOS harus jadi kebiasaan, agar sejak dini sudah paham dan bisa mengelola sampah,” tegas Supriyanto.

Kepala SMPN 5 Kota Jogja Siti Arina Budiastuti mengaku, selama dua tahun terakhir ini pihaknya sudah menerapkan pola pengelolaan sampah.

Salah satunya lewat kelompok siswa bernama Zero Trash Community (Zetra) Pawitikra.

Lewat kehadiran Zetra Pawitikra, sebagian siswa ditunjuk sebagai penggerak kebersihan dan peduli lingkungan. Sehingga seluruh siswa bisa terbiasa memilah sampah sesuai jenisnya.

“Setiap hari Jumat sampah yang dipilah disetorkan oleh tim sekolah yang melibatkan guru, karyawan, hingga kepala sekolah,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Kota Jogja Bambang Seno Baskoro berharap, SMPN 5 Kota Jogja bisa menjadi contoh bagi sekolah lain.

Dia ingin seluruh sekolah bisa ikut menanamkan budaya bersih dan peduli lingkungan kepada siswa.

“Langkah ini menjadi awal keterlibatan sekolah dalam gerakan bersama mengatasi persoalan sampah,” kata Seno. (inu/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Mas JOS #Pemkot Jogja #masuk sekolah #SMPN 5 jogja (pawitikra)