Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Upaya Tuntaskan Perparkiran Liar, Pemkot Jogja Bakal Tambah 100 Titik Parkir Digital Tahun Ini

Adib Lazwar Irkhami • Selasa, 23 September 2025 | 01:42 WIB

 

Permasalahan parkir liar mulai coba diselesaikan Pemkot Jogja.
Permasalahan parkir liar mulai coba diselesaikan Pemkot Jogja.

JOGJA - Permasalahan parkir liar mulai coba diselesaikan Pemkot Jogja. Salah satunya dengan menambah titik parkir digital. Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo mengatakan, pihaknya menarget bisa menambah 100 titik parkir digital, sehingga bisa menjadi 110 titik pada tahun ini.


Dikatakan, digitalisasi parkir merupakan salah satu upaya mewujudkan sistem perparkiran yang lebih tertib. Sekaligus mengantisipasi tindakan nuthuk yang sering dikeluhkan wisatawan.


"Targetnya bulan ini bisa terealisasi, menjelang peringatan hari jadi Kota Jogja 6 Oktober mendatang,” ujar Hasto di sela upacara Peringatan Hari Perhubungan yang dilaksanakan di Balai Kota Timoho, Senin (22/9).


Menurut mantan bupati Kulonprogo dua periode itu, secara bertahap pemkot akan terus melakukan penataan terhadap perparkiran. Termasuk mengatur bus pariwisata agar tidak semua parkir di tengah kota.


Hasto menyatakan, skema penataan parkir bus pariwisata dilakukan dengan menyediakan Terminal Giwangan. Lalu agar wisatawan bisa tetap mengakses ke kawasan tengah kota maka akan disediakan bus shuttle.


Untuk program itu, kini tengah masuk tahapan land clearing di Terminal Giwangan. Targetnya bisa mulai diterapkan mulai tahun depan. “Rencana ini akan kita uji coba awal tahun depan dengan penyiapan lokasi pada akhir tahun ini,” jelas Hasto.


Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja Agus Arif Nugroho mengaku optimistis bisa menambah 100 titik parkir digital. Upayanya dilakukan dengan pembinaan terhadap para juru parkir (jukir) agar bersedia beralih digital.


Adapun saat ini sudah ada 10 titik parkir yang sudah menerapkan digitalisasi. Meliputi Jalan Prof Yohanes, Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Diponegoro, Jalan Brigjen Katamso, Jalan Mataram, Jalan Laksda Adisucipto, Jalan KH Ahmad Dahlan, Jalan Limaran, TKP Senopati dan TKP Ngabean.


“Kami juga menargetkan hingga akhir tahun 2025, sekitar 50 persen dari total 785 jukir di Kota Jogja sudah beralih ke sistem digital,” tambah Agus.


Sementara itu, salah seorang jukir yang bertugas di Jalan KH Ahmad Dahlan Muhammad Nurulisa mengaku selama ini tidak mengalami kendala terhadap penerapan parkir digital. Namun memang harus ada beberapa penambahan fitur. "Misalnya ada tambahan tip atau opsi lain untuk pengguna,” katanya. (inu/laz)

Editor : Herpri Kartun
#Pemkot Jogja #jukir #parkir liar #Terminal Giwangan #bus pariwisata #Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo #juru parkir