Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kompleks Kepatihan Panas, Gubernur DIY HB X Galakkan Rukti Bumi

Agung Dwi Prakoso • Kamis, 18 September 2025 | 02:45 WIB

Gubenur  DIY Hamengku Buwono X menanam Pohon Kantil di Kompleks Kepatihan Jogja dalam program Rukti Bumi, Rabu (17/9/2025).
Gubenur DIY Hamengku Buwono X menanam Pohon Kantil di Kompleks Kepatihan Jogja dalam program Rukti Bumi, Rabu (17/9/2025).
JOGJA - Gubernur DIY Hamengku Buwono X (HB X) merasa kurang nyaman akibat silau dan panas ketika berada di beberapa titik lokasi di Kompleks Kepatihan.

Karena itu, HB X menginisiasi Rukti Bumi. Yakni program penghijauan di sekitar Kompleks Kepatihan Jogja.

Tujuannya untuk memberikan rasa teduh dan nyaman bagi semua organisasi perangkat daerah (OPD).

Secara simbolis, HB X, Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X dan beberapa OPD melakukan penanaman pohon di Kompleks Kepatihan, Rabu (17/9/2025).

Pohon kantil ditanam langsung HB X di area parkir selatan Bangsal Kepatihan. Mereka juga meninjau pembuatan pupuk melalui biopori dan komposter di lingkungan kepatihan.

”Saya sudah bilang. Harapan saya, dinas dinas itu (kalau) nggo parkir we panas ya diiyupke (dibuat teduh)," ujar HB X saat ditemui pasca-acara.

Harapan agar OPD suka menanam atau melakukan penghijauan di sekitar lingkungan kerjanya itu oleh HB X disampaikan dengan perumpamaan tempat parkir kendaraan yang panas.

Kegemaran melakukan penghijauan tersebut merupakan spirit dari program Rukti Bumi.

”Jadi mata kita itu melihatnya kalau banyak tanaman lebih nyaman. Karena faktualnya kalau kami dari kantor itu melihat ke selatan rasanya panas banget," keluhnya.


Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY Kusno Wibowo yang turut hadir mendampingi Gubernur berkomitmen akan menggalakkan giat perindangan ke seluruh OPD.

Bahkan, sasarannya sampai ke sekolah-sekolah.

"Kami tiap tahun menyiapkan bibit pohon untuk masyarakat sekitar 10 hingga 15 ribu," sebutnya,

Bibit tersebut biasanya disiapkan ketika memasuki musim hujan. Sebab, ia lebih bisa memastikan potensi bibit tumbuh lebih besar apabila ditanam di musim hujan.

Diperkirakan akan disiapkan di bulan November atau Desember.

"Karena khawatir belum musim hujan sudah diberikan, bibit nanti malah pada mati," bebernya. (oso/zam)

 

Editor : Herpri Kartun
#organisasi perangkat daerah #Air PDAM #OPD #Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X #DLHK #Hamengku Buwono X #bangsal kepatihan #biopori #Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan #dinas #Hujan #nyaman #penghijauan #Kompleks Kepatihan Jogja #lingkungan #Kusno Wibowo #Rukti Bumi #Organisasi Perangkat Daerah (OPD) #gubernur diy #panas #bibit pohon