Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tragedi Bus Rem Blong di Jalur Wisata Bromo Probolinggo, 8 Orang Rombongan RS Bina Sehat Jember Tewas

Meitika Candra Lantiva • Senin, 15 September 2025 | 21:03 WIB

RADAR JOGJA – Keluarga besar Rumah Sakit Bina Sehat (RSBS) Jember berduka setelah sebuah bus pariwisata yang mengangkut rombongan pegawai dan keluarga mengalami kecelakaan tragis di Jalur Wisata Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Akibat insiden tersebut, 8 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka.

Kecelakaan terjadi pada Minggu (14/9/2025), sekitar pukul 11.45 WIB, di Desa Boto, Kecamatan Lumbang.

Bus dengan nomor polisi P-7221-UG, yang membawa total 52 penumpang, diduga mengalami rem blong saat menuruni jalur curam dan menikung.

Bus kehilangan kendali, menabrak pembatas jalan, kemudian menghantam pagar rumah warga.

Satu kurir paket dan motornya juga ikut tertabrak dalam insiden tersebut.

Dari jumlah korban, delapan orang meninggal dunia, tujuh di lokasi kejadian dan satu lainnya kemudian wafat di rumah sakit.

Puluhan korban luka-luka dirawat di sejumlah rumah sakit; dua di antaranya dalam kondisi kritis dan mendapat perawatan intensif di RSUD Dr Muhammad Saleh dan RSUD Tongas, Probolinggo.

Korban dan Pemakaman

Delapan korban meninggal terdiri dari karyawan RSBS dan beberapa anggota keluarganya.

Tiga di antaranya masih anak-anak.

Beberapa nama korban yang sudah diketahui: Bela Puteri Kayila Nurjati (10 tahun), Aiza Fahrani Agustin (7 tahun), Nasha Azkiya Naygara (14 tahun), Hendra Pratama (37 tahun), Arti Wibowati (34 tahun), Wardatus Soleha (35 tahun), Desi Eka Agustini (33 tahun), dan Hesti Purba Wredhamaya (39 tahun) yang dimakamkan di Madiun sesuai permintaan keluarga.

Tujuh jenazah dimakamkan di berbagai TPU di Kabupaten Jember, sementara satu korban dibawa ke Madiun.

Sebelumnya, jenazah mereka dishalatkan di halaman parkir RSBS Jember dan disambut suasana duka oleh keluarga serta rekan kerja.

Kemungkinan Penyebab dan Penanganan

Pemilik RSBS Jember, dr Faida, mengonfirmasi bahwa rombongan tersebut baru saja turun dari wisata di sekitar Bromo setelah kegiatan tasyakuran kelulusan S-1.

Ia juga menyebut dugaan kuat penyebab kecelakaan adalah rem bus yang gagal berfungsi saat melintasi jalur menurun dan tajam.

Evakuasi korban dilakukan dengan cepat.

Korban selamat dan korban meninggal dievakuasi ke beberapa rumah sakit di Probolinggo sebelum sebagian dipulangkan ke Jember.

RSBS juga menurunkan ambulans dan tim medis untuk membantu penanganan korban.

Tragedi ini menjadi pengingat pentingnya pemeliharaan teknis kendaraan pariwisata, khususnya sistem rem, serta perlunya pengawasan ketat pada jalur wisata pegunungan.

Protokol keselamatan penumpang harus diperketat agar insiden serupa tidak terulang. (Chintya Maharani)



Editor : Meitika Candra Lantiva
#Tewas #pemakaman #bus #korban #luka-luka #tragedi #RS Bina Sehat Jember #rem blong