Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Wujudkan Jajan Aman, Tiga Sekolah di Kota Jogja Jadi Percontohan Pangan Sehat  

Zakki Mubarok • Kamis, 11 September 2025 | 01:05 WIB

Pelajar mengikuti lomba menghias telur rebus dalam acara penetapan percontohan sekolah sehat pangan di SMP Negeri 12 Kota Jogja, Rabu (10/9/2025).
Pelajar mengikuti lomba menghias telur rebus dalam acara penetapan percontohan sekolah sehat pangan di SMP Negeri 12 Kota Jogja, Rabu (10/9/2025).
JOGJA - Sebanyak tiga satuan pendidikan di Kota Jogja dipilih sebagai percontohan sekolah pangan sehat. Yakni, SMPN 12 Jogja, SD Muhammadiyah 3 Wirobrajan, dan TK Negeri 6 Jogja.

Program yang digagas Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kota Jogja ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan pangan. Terutama di lingkungan sekolah.

”Untuk mewujudkan Kota Jogja sebagai kota aman pangan,” jelas Kepala DPP Kota Jogja Sukidi di sela penetapan SMPN 12 Jogja sebagai percontohan sekolah pangan sehat, Rabu (10/9/2025).

Menurutnya, program tersebut juga untuk menyikapi semakin banyaknya jenis makanan kurang bergizi yang bisa dijangkau anak-anak.

Termasuk di dalamnya penggunaan pengawet dan natrium dalam makanan yang berisiko meningkatkan resiko penyakit jantung dan stroke.

”Kami melakukan edukasi agar sekolah dan orang tua mampu menjaga konsumsi anak-anak,” ujarnya.

Mantan Sekretaris DPP Kota Jogja itu membeberkan, dalam program itu pihaknya memberi edukasi tentang pentingnya konsumsi makanan bergizi.

Misalnya kampanye makan buah dan minum susu, festival telur, serta edukasi pangan sehat kepada komite sekolah, wali murid, hingga penjaga kantin.

Sukidi menambahkan, dalam program itu juga dilakukan pengawasan terhadap jajanan kantin sekolah.

Khusus untuk kantin di SMPN 12 Jogja dinilai sehat, bersih dan dikelola baik oleh pihak sekolah. 

“Gerakan pangan sehat ini harapannya dapat mempercepat terwujudnya pangan sehat menuju Indonesia maju dan Indonesia emas 2045,” katanya.

Kepala Sekolah SMPN 12 Jogja Abdurrahman menyambut baik program tersebut.

Baca Juga: Krisis Politik Terjadi di Nepal Picu Kerusuhan: Massa Bakar Rumah Eks PM Nepal, Istrinya Jadi Korban Jiwa

Termasuk dipilihnya satuan pendidikan yang dipimpinnya sebagai percontohan program sekolah pangan sehat.

Guna mendukung program tersebut, Abdurrahman mengaku selalu menghimbau wali murid untuk memberikan pangan sehat.

Dia juga meminta pengelola kantin menjual makanan yang bergizi kepada siswa.

Alhamdulillah. Sekolah kami dipercaya sebagai sekolah percontohan pangan sehat,” katanya.

Azkayra Raquila Alkhair, salah satu siswa SMPN 12 Jogja menilai, melalui program sekolah pangan sehat dirinya bisa mengetahui tentang manfaat makan makanan bergizi.

“Lewat kegiatan ini saya jadi lebih tahu pentingnya makan buah,” ungkap siswa kelas VIII itu. (inu/zam)

 

 

Editor : Herpri Kartun
#penjaga kantin #Kota Jogja #DPP Kota Jogja #edukasi #makanan yang bergizi #TK Negeri 6 Jogja #Pangan Sehat #SMPN 12 jogja (roket) #dpp #Pendidikan #indonesia emas 2045 #Festival Telur Paskah #komite sekolah #Lingkungan sekolah #wali murid #Sekolah #Jajan Aman #Dinas Pertanian dan Pangan #penyakit jantung #stroke #abdurrahman #SD Muhammadiyah 3 Wirobrajan