SLEMAN - Seluruh pasien baik massa aksi maupun pihak kepolisian yang dirawat di RSUP dr Sardjito pasca adanya aksi massa di Mapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah dipulangkan.
Urusan pembiayaan sementara belum ada pungutan, pihak rumah sakit masih melakukan koordinasi.
"Kemarin sudah pulang semua, Minggu (7/9/2025) sore pasien terakhir (keluar rumah sakit)," ujar Manajer Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito Banu Hermawan saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (8/9/2025).
Dari total 29 pasien yang ditangani RSUP Dr Sardjito, terakhir yang dirawat masih enam pasien.
Sisanya telah pulih dan kembali ke rumah mereka masing-masing.
Enam pasien tersebut termasuk satu anggota dari Polda DIY yang saat ini semuanya sudah kembali ke rumah masing-masing.
Mayoritas pasien itu mengalami patah tulang (fraktur).
"Jadi dia terakhir memang yang fraktur itu, fraktur orbital sama cerebral," katanya.
Pasien terakhir, lanjutnya, keluar rumah sakit sekita pukul 12.25 dengan kondisi luka di kepala.
Penanganan selanjutnya, para pasien diminta untuk rutin melakukan kontrol ke RSUP dr Sardjito untuk memastikan progres kesembuhan mereka.
"Sementara belum dipungut biaya, ini baru mau koordinasi," jelasnya. (oso)
Editor : Iwa Ikhwanudin