Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kampung Warungboto Belasan Tahun Terdampak Banjir, Pemkot Jogja Akhirnya Pasang Pintu Air

Adib Lazwar Irkhami • Senin, 8 September 2025 | 14:50 WIB

 

TINJAU: Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo saat meninjau lokasi rawan banjir di Kampung Warungboto RW 07, Umbulharjo, Kota Jogja, Sabtu (6/9).
TINJAU: Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo saat meninjau lokasi rawan banjir di Kampung Warungboto RW 07, Umbulharjo, Kota Jogja, Sabtu (6/9).

JOGJA - Permalasahan banjir yang selalu dialami warga RW 07 Kampung Warungboto, Umbulharjo, Kota Jogja, akhirnya mendapat perhatian pemerintah. Pemasangan pintu air bakal segera dilakukan.


Warga RT 29/RW.07 Kampung Warungboto Sugeng Basuki mengatakan, permalahan banjir di wilayah tempat tinggalnya sudah terjadi sejak 19 tahun terakhir. Tepatnya pasca gempa bumi yang mengguncang Jogjakarta, 27 Mei tahun 2006 lalu.


Sugeng berharap, dengan upaya pencegahan banjir yang dilakukan oleh Pemkot Jogja bisa menjadi solusi. Sehingga warga tidak lagi menghadapi masalah tahunan yang timbul tiap kali musim penghujan. Akibat luapan air dari Sungai Gajahwong.


"Masalah ini sudah puluhan tahun, baru sekarang mendapat perhatian,” ujar Basuki di sela peninjauan Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo, Sabtu (6/9).


Hasto menyampaikan, permasalahan banjir yang terjadi di RW 07 Warungboto disebabkan karena besarnya debit air dari selokan yang berada di sisi utara kampung. Sehingga akan dilakukan penutupan sementara pintu air. Kemudian juga pemasangan pintu air tambahan berukuran kecil.


Lalu, masalah lain juga adanya pendangkalan, sehingga mantan bupati Kulon Progo dua periode itu meminta agar sedimentasi dan sampah dibersihkan dari aliran air. Seiring dengan itu, dia juga berharap warga tidak lagi membuang sampah ke sungai agar tidak terjadi penyumbatan.


“Kami coba dulu menutup gejlig di utara. Kemudian dievaluasi apakah masih banjir atau tidak dan dampaknya di titik lain seperti apa,” jelas Hasto.


Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Permukiman (DPUPKP) Kota Jogja Umi Akhsanti menuturkan, pintu air kecil akan dipasang di saluran Jalan Kusumanegara. Lewat upaya itu harapannya dapat mengurangi debit air ketika musim penghujan.


Umi menjelaskan, skema penggunaan pintu air itu akan ditutup ketika hujan lebat. Kemudian kembali dibuka ketika debit air sudah mengecil atau kembali normal. “Pemasangan pintu air agar tidak mengakibatkan kebanjiran,” katanya. (**/inu/laz)

Editor : Herpri Kartun
#Kota Jogja #DPUPKP Jogja #Gejlig #Banjir #Pemkot Jogja #sungai gajahwong #umbulharjo #bupati kulon progo #Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo