JOGJA - SiBakul Jogja Sport Fest 2025 yang diinisiasi Dinas Koperasi dan UKM DIY kembali digelar. Agenda tahunan yang diadakan sejak 2023 mempertemukan para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dengan komunitas olahraga dan masyarakat. Acara itu bukan hanya mempromosikan produk UMKM. Tapi juga mempererat hubungan antarkomunitas dan meningkatkan kualitas hidup melalui olahraga dan kebudayaan.
"Mari bersama-sama berolahraga. Jangan lupa sehabis lari bisa berkeliling untuk memborong dagangan para pedagang UMKM," pesan Wakil Gubernur DIY Paku Alam X kepada ribuan pelari peserta SiBakul Jogja Sport Fest 2025 sesaat sebelum mengibaskan bendera di lapangan parkir Stadion Mandala Krida Jogja, Minggu (7/9).
Bersama Wagub, bendera serupa juga dikibaskan Wamen UMKM Helvi Yuni Moraza dan Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo. Ikut mendampingi PA X, permaisuri GKBRAA Paku Alam, Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY Srie Nurkyatsiwi, Kepala Bapperida DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti, Kepala Dinas PMKKPS DIY KPH Yudanegara, Kepala Dinas Perindag DIY Yuna Pancawati, dan sejumlah pejabat lainnya.
SiBakul Jogja Sport Fest 2025 memasuki tahun ketiga. Kali ini diadakan selama dua hari, Sabtu (6/9) dan Minggu (7/9). Lebih dari empat ribu pelari menjadi peserta. Mereka berasal dari berbagai daeah se-Indonesia. Ada dua kategori yang diikuti, 5K dan 10K.
Usai mengelilingi Kota Jogja, ribuan pelari kembali ke Stadion Mandala Krida. Mereka mengikuti apa yang dipesankan Paku Alam X. Langsung menyerbu dan memborong dagangan sejumlah stan UMKM.
"Ini sangat menyenangkan dan menarik. Selain sehat, kami juga bisa berbelanja apa saja di sini," ucap Wahono salah satu peserta SiBakul Jogja Sport Fest 2025 yang mengaku dari Sleman.
Ada sejumlah 100 pelaku UMKM yang membuka stan di lokasi. Sebelumnya, mereka telah melalui kurasi dari Dinas Koperasi dan UKM DIY. Salah satu pedagang yang terlihat laris Diki Ridho Ilahi. Dia berjualan sate Padang. Diki merupakan pelaku usaha binaan Saka Wirausaha DIY.
Tahu diserbu pembeli, Diki mengaku senang. Dengan ikut SiBakul Jogja Sport Fest 2025 telah mendongkrak pendapatan. Dagangannya laris terjual. “Ini kegiatan yang luar biasa dan bermanfaat bagi para pelaku UMKM. Saya sudah tiga kali ikut. Tahun ini omzetnya ada peningkatan yang drastis,” ceritanya sumringah.
Diki berharap SiBakul Jogja Sport Fest ini terus bisa diselenggarakan. Kegiatan ini dinilai bagus bagi para pelaku UMKM. "Alhamdulillah dagangan kami laris sejak para pelari selesai ikut lomba," tambah Diki. Beberapa pedagang lainnyya juga merasakan hal sama. Sebagian besar terjual habis. Khusususnya para penjual kuliner. Rata-rata laris manis.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY Srie Nurkyatsiwi mengakui, kebanyakan pedagang menjual aneka makanan dan minuman. Tapi ada pula yang menjajakan atribut olahraga, seperti kaos, sepatu dan lainnya. Selain itu, ada pasar murah hasil kolaborasi dengan Dinas Perindag DIY.
Baca Juga: Gunungkidul Tuan Rumah Peparda IV DIY 2025 tapi Cabor Atletik Digelar di Stadion Mandala Krida
Di samping lari, bersamaan dengan itu juga diadakan SiBakul Filosofi Gowes. Bersepeda dengan rute Jogja Heritage (Sumbu Filosofi). “Kegiatan kami ini didukung dana keistimewaan (danais) dan berkolaborasi dengan sejumlah pemangku kepentingan,” jelas Siwi, sapaan akrabnya. (ayu/kus)