Terkhusus di lingkungan rental-rental sepeda motor di kawasan Stasiun Lempuyangan.
Hal itu diungkapkan Galang Febri, pegawai Rental Motor Bening. Menurutnya, Honda Beat menempati posisi teratas motor yang paling diminati. Faktornya karena jenis motor tersebut dinilai irit bahan bakar.
Selain itu, juga memiliki bobot yang ringan. Sehingga, membuat penggunanya lebih lincah dalam melakukan mobilisasi ke tempat-tempat wisata di Yogyakarta.
Galang pun mengungkap bahwa harga sewa Honda Beat juga murah. Biaya sewa motor di Rental Motor Bening hanya sebesar Rp 70 ribu per hari.
Jauh lebih rendah dibanding jenis motor lain. Misalnya seperti Honda Scoopy yang biaya sewanya mencapai Rp 80 ribu per hari atau Honda Vario dengan biaya sewa Rp 90 ribu per hari. Kemudian, Honda PCX yang mencapai Rp 130 ribu per hari.
“Kalau yang paling banyak di sewa jelas Beat karena irit dan ringan, baik pria maupun wanit milihnya pasti Beat,” ujar Galang saat ditemui Radar Jogja, Kamis (4/9/2025).
Dari sisi perawatan pengusaha rental, dia pun mengakui merek sepeda motor Honda juga lebih mudah dalam perawatan. Suku cadangnya gampang ditemui dan awet meskipun digunakan setiap hari.
Selain itu, ungkap Galang, bagi pengusaha motor rental modal untuk membeli motor-motor Honda juga lebih murah. Serta lebih menguntungkan dari segi bisnis rental kendaraan karena tidak pernah sepi peminat.
“Minimal sehari kalau Honda Beat itu yang keluar (disewa) 5 hingga 6 unit motor,” bebernya.
Hal serupa juga dirasakan oleh Marzuki. Pemilik Rental Motor Orange itu memilih untuk menyewakan Honda Beat karena merupakan jenis motor yang paling diminati oleh wisatawan.
Baca Juga: Lelang Jabatan Pemkab Kulon Progo Hasilkan Pejabat Tanpa Rekam Jejak di Instansi Terkait
Ya, di Orange Motor memang hanya menyewakan Honda Beat tidak ada jenis motor lain.
Marzuki menyebut, ada berbagai pertimbangan mengapa Honda Beat paling diminati. Pertama karena konsumsi bahan bakar irit.
Sehingga tidak terlalu menguras kantong penyewa ketika digunakan untuk perjalanan jauh.
Kedua, Honda Beat juga cenderung kecil dan ringan. Sehingga lebih mudah untuk menjangkau tempat-tempat wisata di Yogyakarta yang mayoritas berada di kawasan padat kendaraan.
Dia pun menyatakan, selama menekuni bisnis rental motor banyak wisatawan yang selalu bertanya apakah Honda Beat tersedia.
Jika tidak ada, maka ada sebagian yang membatalkan pemesanannya.
“Yang pertama ditanya pasti motor Beat ada atau tidak, sehingga yang saya sewakan, ya, hanya Beat saja,” ungkapnya. (inu/zam)
Editor : Herpri Kartun