Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Petani di Seluruh DIY Kini Bisa Mengakses Pupuk Subsidi Melalui Koperasi Merah Putih

Agung Dwi Prakoso • Senin, 18 Agustus 2025 | 20:03 WIB
Ilustrasi seorang petani sedang memanen padi.
Ilustrasi seorang petani sedang memanen padi.

JOGJA - Distribusi pupuk bersubsidi mulai digelontorkan oleh pemerintah. Kini, para petani di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sudah bisa mengkasesnya melalui Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).  

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecim Mikro Menengah (UMKM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Srie Nurkyatsiwie mengatakan terdapat lima KDMP yang telah menyediakan pupuk bersubsidi sebagai salah satu unit usaha. Lima KDMP tersebut menjadi mockup atau percontohan KDMP lainnya. 

"Masyarakat bisa akses di lima KDMP yang menjadi mockup kemarin," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (18/8/2025).

Lima KDMP tersebut tersebar di Kabupaten Sleman dan Bantul. Tiga di Sleman yakni di Sinduadi, Sidomulyo dan Tamanmartani. Dua lainya di Srimulyo dan Bangunharjo, Bantul. 

"Syarat dan ketentuan untuk mengakses pupuk subsidi wajib warga lokal, sesuai wilayah kalurahannya KDMP nya," bebernya. 

Selain unit usaha berupa pupuk bersubsidi, lima KDMP tersebut juga sudah menjalankan unit usaha lain yakni sebagai sub pangkalan Gas LPG. Beberapa produk potensi lokal daerah juga menjadi unit usaha yang ditawarkan di KDMP. 

"Tapi kuota gas memang masih terbatas," terangnya. 

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY Syam Arjayanti mengatakan pendistribusian pupuk bersubsidi di DIJ dimulai pada Januari. Jenis pupuk bersubsidi itu diantaranya Urea dan Nitrogen, Fosfor dan Kalium (NPK). 

"Penyerapan pupuk subsidi utk urea di DIY sekitar 35 persen sedangkan NPK sekitar 40 persen," ujarnya. 

Kemudian serapan pupuk urea di seluruh DIY rata-rata mencapai 45 persen. Sedangkan NPK mencapai 50 persen. Kecuali Kabupaten Gunungkidul, realisasi penyerapan pupuk urea di sana baru sekitar 15 persen dan NPK 22 persen.

Baca Juga: Tantang Borneo FC di Stadion Maguwoharjo, PSBS Biak Bertekad Bangkit Meskipun Tanpa Kehadiran Suporter

"Gunungkidul masih rendah karena baru akan terserap di masa tanam 1 sekitar bulan Oktober November pada saat musim hujan," bebernya.

Selain Gunungkidul, saat ini pertanaman di DIY dalam masa tanam 3 yang didominasi palawija seperti jagung, kedelai, kacang tanah, kacang hijau dan hortikultura. 

"Sebagian distribusi pupuk di DIY sudah melalui KDMP sebagai penyalur, tapi berapanya kami belum diberikan datanya dari PT Pupun Indonesia," jelasnya. (oso)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Pupuk Bersubdisi #Provinsi DIY #pupuk #Koperasi Merah Putih