Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kangen Simbah, Dua Siswa SR Menengah Atas 19 Bantul Mogol Sekolah

Agung Dwi Prakoso • Selasa, 5 Agustus 2025 | 04:26 WIB
ADAPTASI: Siswi program Sekolah Rakyat (SR) beraktivitas di asrama putri SR Menengah Atas Sonosewu, Bantul, DIJ, beberapa waktu lalu.
ADAPTASI: Siswi program Sekolah Rakyat (SR) beraktivitas di asrama putri SR Menengah Atas Sonosewu, Bantul, DIJ, beberapa waktu lalu.

JOGJA - Dua siswa di Sekolah Rakyat (SR) Menengah Atas 19 Bantul di Sonosewu mogol sekolah karena kangen simbah. Keduanya memilih pulang dan tidak mau kembali ke SR lagi.

"Ini masih proses kami bujuk, kami kasih motivasi kalau tidak sekolah bagaimana dan sebagainya," ujar Kepala Dinas Sosial (Dinsos) DIY Endang Patmintarsih saat dihubungi melalui sambungan telepon Senin (4/8).

Diketahui, kedua siswa tesebut keluar dari sekolah dengan meminta izin pada pihak pendamping. Bukan minggat atau melarikan diri.

Pihaknya telah memerintahkan kepada pendamping SR untuk melakukan crosscheck ke rumah siswa yang bersangkutan. Hal itu untuk memastikan kondisi siswa dan sekaligus membujuk agar mau bersekolah lagi.

Dua siswa tersebut, saat ini belum dinyatakan keluar atau mundur dari SR Sonosewu. Pihak SR memberikan kelonggaran untuk dipulangkan sementara sambil dilakukan pendekatan agar mau untuk kembali bersekolah.

"Jika memang tidak mau kembali ya sudah kami gak bisa maksa. Tapi jangan sampai dia tidak sekolah," tuturnya.

Menurutnya, kelonggaran tersebut diberikan karena saat ini proses pembelajaran di SR masih dalam tahap pengenalan lingkungan. Para siswa banyak melakukan penyesuaian karena mengharuskan menginap di sekolah.

"Jika ada yang mau ya untuk pengganti itu kami masukkan," bebernya.

Dinamika tersebut, lanjutnya, hanya ditemui di SR Sonosewu. Sedangkan di SR Menengah Atas 20 Sleman masih relatif aman. Menurutnya, mental setiap siswa berbeda-beda. “Yang lainya udah semangat, tidak banyak alasan, udah seneng menikmati di lingkungannya," ucapnya.

Terpisah, Kepala Sekolah SR Menengah Atas 19 Bantul Agus Ristanto tidak menampik ada dua siswanya yang belum kembali ke sekolah. Masing-masing adalah laki-laki dan perempuan. Keduanya pulang ke rumah sejak pekan lalu. "Ada yang dari SMP sebelumnya sering tidak berangkat," bebernya.

 

Dia mengaku, semua guru dan pendamping telah mencoba membujuknya, namun tidak mempan. Berbagai macam cara sudah dilakukan agar para siswa tersebut dapat termotivasi untuk kembali sekolah. "Semuanya belum bisa mengondisikan," ujarnya. (oso/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Siswa #mogol #SR Menengah Atas 19 Bantul #Dinsos DIY #DIY #Dinas Sosial (Dinsos) #Sekolah Rakyat