JOGJA - Taman Budaya Embung Giwangan (TBEG) belum beroperasi maksimal. Meski, TBEG digadang-gadang sebagai salah satu ruang publik di Kota Jogja.
Kepala Disbud Kota Jogja Yetti Martanti menyebut, ada beberapa faktor penyebab TBEG belum bisa beroperasi maksimal. Salah satunya, sarana dan prasarana (sarpras) masih terbatas. Contohnya, lampu penerangan di sisi utara venue TBG minim. Kondisi itu pula yang menjadi alasan area embung hanya dibuka tiga jam. Persisnya mulai pukul 06.00 hingga pukul 09.00 saat hari kerja. Serta mulai pukul 06.00 hingga pukul 10.00 saat akhir pekan.
”Kami progres setiap waktu untuk kami benahi dan optimalkan,” ujar Yetti saat ditemui di TBEG, kemarin (30/7).