Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pasar Sastra Resmi Digelar di Taman Budaya Embung Giwangan, Sajikan Lebih Dari 110 Ribu Judul Buku

Iwan Nurwanto • Rabu, 30 Juli 2025 | 23:06 WIB
Pasar Sastra di Taman Budaya Embung Giwangan (TBEG) resmi dibuka pada Rabu (30/7/2025).
Pasar Sastra di Taman Budaya Embung Giwangan (TBEG) resmi dibuka pada Rabu (30/7/2025).

JOGJA - Dinas Kebudayaan (Disbud) Kota Jogja resmi membuka Pasar Sastra di Taman Budaya Embung Giwangan (TBEG) pada Rabu (30/7/2025). Kegiatan tersebut akan berlangsung hingga tanggal 4 Juli 2025 mendatang.

Kepala Disbud Kota Jogja Yetti Martanti mengatakan, Pasar Sastra merupakan salah satu rangkaian dari Festival Sastra Yogyakarta. Kegiatan tersebut fokus terhadap peningkatan budaya literasi dan pengenalan sastra kepada masyarakat.

Photo
Photo

Kegiatan itu juga sesuai dengan tema Rampak yang memiliki makna serempak, setara, dan harmonis. Yetti berharap, lewat Pasar Sastra bisa menjadi wadah bagi masyarakat untuk berkolaborasi melakukan berbagai kegiatan kesastraan.

“Kami ingin kegiatan ini bisa memberikan akses kepada masyarakat untuk berkoneksi dengan teman-teman yang bergerak di bidang sastra,” ujar Yetti saat ditemui di sela pembukaan Pasar Sastra.

Adapun pembukaan Pasar Sastra dibuka secara seremonial dengan pentas seni budaya. Lalu dilanjutkan dengan rayahan buku. Kegiatan tersebut pun sukses menarik minat publik dari kalangan pelajar dan pecinta buku.

Yetti berharap, dengan tingginya antusias publik terhadap Pasar Sastra bisa menumbuhkan minat masyarakat untuk membaca. Serta dapat memberikan kesempatan bagi banyak pihak untuk mendalami tentang kesastraan.

“Target kami bukan penjualan buku, namun bagaimana masyarakat ini bisa mengakses bidang sastra secara optimal,” katanya.

Sementara itu, panitia Pasar Sastra yang sekaligus Ketua Komunitas Suku Sastra Fairuzul Mumtaz menyampaikan, total ada 110 ribu judul buku yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut. Mayoritas merupakan buku dengan judul sastra.

Dia menyebut, jumlah buku yang dipamerkan dalam Pasar Sastra kemungkinan akan lebih banyak.

Sebab untuk pembukaan itu belum semua buku masuk dalam pameran.

“Kami seleksi 80 persen merupakan buku sastra dan selebihnya humaniora,” jelas Fairuz sapaannya. (inu)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Taman Budaya Embung Giwangan #Kota Jogja #dinas kebudayaan #Disbud Kota Jogja #Pasar sastra #taman budaya