Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Siklon Co-May dan Krosa Intai Wilayah DIY, Potensial Meningkatkan Gelombang Tinggi di Pansela

Iwan Nurwanto • Sabtu, 26 Juli 2025 | 05:30 WIB
MENIKMATI: Wisatawan yang sedang duduk di Pantai Tanggul Tirto
MENIKMATI: Wisatawan yang sedang duduk di Pantai Tanggul Tirto

JOGJA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jogjakarta menyebut siklon Co-May dan Krosa kini tengah mengintai wilayah DIY. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan gelombang tinggi di pantai selatan (pansela) Jawa.

Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Yogyakarta Warjono mengatakan, untuk siklon tropis Co-May terpantau di wilayah laut Filipina sebelah utara. Sementara siklon Krosa terpantau di Samudra Pasifik sebelah timur Filipina.

Menurut Warjono, kondisi tersebut dapat memperkuat pola angin timuran di sebagian besar wilayah Jawa termasuk DIY. Hal tersebut juga dapat meningkatkan kecepatan angin permukaan dan ketinggian gelombang laut.

“Tinggi gelombang laut bisa berkisar antara 2,5 meter hingga 4 meter,” ujar Warjono dalam keterangan tertulisnya Jumat (25/7).

 Baca Juga: Pieter Huistra Bangga dengan Adaptasi Para Pemain Muda PSS Sleman, Bekerja  Keras, dan Mau Belajar

Di samping gelombang tinggi, Warjono juga berharap agar masyarakat mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi. Sebab berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer, suhu muka laut dalam skala harian maupun mingguan relatif hangat antara 26 hingga 30 derajat celcius.

Selain itu, anomali suhu atmosfer pun juga cukup besar dengan kisaran 0,5-1,5 derajat celcius. Kondisi itu dapat meningkatkan suplai uap air ke atmosfer.

Lalu untuk profil vertikal kelembapan udara juga masuk kategori cukup basah sekitar 50-95 persen. Sehingga memberi peluang hujan di sebagian wilayah DIY.

“Terutama pada siang hingga sore hari,” kata Warjono.

Selama tiga hari ke depan, ada beberapa wilayah yang diprediksi akan diguyur hujan. Misalnya pada Sabtu (26/7), potensi hujan ringan berada di Kota Jogja, Sleman, Bantul bagian utara, Kulon Progo bagian utara, dan Gunungkidul bagian utara.

Lalu Minggu (27/7) ada potensi hujan ringan di Kulon Progo dan Sleman bagian utara. Sementara pada Senin (28/7) kemungkinan Sleman bagian utara dan Kulon Progo bagian utara akan diguyur hujan. “Kami meminta agar masyarakat selalu memperbarui informasi cuaca terkini,” pesan Warjono.

Terpisah, Ketua Tim Kerja Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja Darmanto mengaku, sudah rutin menyampaikan informasi cuaca. Baik itu lewat grup WhatsApp pengurus kampung tangguh bencana (KTB), siaran Pusdalops, maupun media sosial resmi.

Darmanto mengimbau, dengan masih adanya potensi turun hujan diharapkan masyarakat  meningkatkan kewaspadaan. Sebab masih ada kemungkinan terjadi bencana hidrometeorologi.

“Penting melakukan mitigasi dengan memperhatikan kondisi lingkungan di sekitar tempat tinggal,” katanya. (inu/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#siklon #pansela #DIY #gelombang tinggi #Pantai Selatan #Jogjakarta #BMKG #Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika