JOGJA - Bregada Saeko Kapti merupakan prajurit dari Kelurahan Sosromenduran, Gedongtengen, Yogyakarta. Bregada Saeko Kapti yang berjumlah 24 orang prajurit. Mereka bertugas menjaga area Sumbu Filosofi. Khususnya Kawasan Malioboro selama dua hari, Sabtu (19/7) dan Minggu (20/7).
Selama libur akhir pekan situasi Malioboro cukup padat. Terutama di area Nol Kilometer dan Teras Malioboro 1. Wisatawan yang memadati Malioboro mayoritas dari luar kota. Beberapa di antara ada juga turis mancanegara.
"Dari sore sampai malam cukup ramai," ujar salah seorang Prajurit Bregada Saeko Kapti Rahmadan Aditya Pratama saat ditemui di depan Teras Malioboro 1, Minggu (20/7).
Selepas pukul 18.00 Kawasan Malioboro ditutup dari kendaraan bermotor seperti motor dan mobil. Hanya becak, andong maupun bentor yang berlalu lalang. Rupanya libur akhir pekan dimanfaatkan dengan baik oleh wisatawan dari luar DIY.
"Selain berjaga, tugas kami masih sama. Memberikan edukasi kepada para wisatawan," terang Aditya.
Dikatakan, 24 prajurit Bregada Saeko Kapti terbagi menjaga di sejumlah pos. Setiap pos dijaga dua orang. Antara lain di seberang Hotel Inna Garuda, Teras Malioboro 2, Plaza Malioboro dan kompleks Kepatihan. Selanjutnya, Teras Malioboro 1 serta Titik Nol Kilometer.
Mereka berjaga mulai pukul 16.00. Diawali dengan kirab atau pawai dari Kelurahan Sosromenduran menuju kompleks Kepatihan. “Selanjutnya menyebar ke setiap pos berjaga hingga pukul 21.00,” jelasnya.
Penampilan anggota bregada yang berjaga sangat cair. Murah senyum saat bertemu dengan setiap wisatawan. Mereka menyampaikan berbagai informasi yang dibutuhkan pengunjung Malioboro. Misalnya ada yang menanyakan fasilitas umum seperti toilet, musala, mesin anjungan tunai mandiri (ATM) dan lainnya. "Tugasnya lebih seperti duta pariwisata," terangnya
Sesekali pihaknya juga menegur dan memberikan pengertian kepada wisatawan yang masih merokok di area larangan merokok. Wisatawan yang masih nekat membuang sampah sembarangan juga akan ditegur. "Kebanyakan wisatawan justru ngajakin foto bareng, " jelas Aditya. (oso/kus)
Editor : Sevtia Eka Novarita