JOGJA - Pembangunan lahan parkir Ketandan pascapenutupan Tempat Khusus Parkir (TKP) Abu Bakar Ali (ABA) terus dikebut. Lebih dari 60 persen kontruksi bangunan bekas TKP ABA sudah dirobohkan dan sebagian telah dipindahkan ke Ketandan.
"Pembongkaran (TKP ABA) 60 persen lebih di tiga lantai itu," ujar Kepala UPT Balai Pengelolaan Terminal dan Perparkiran Dinas Perhubungan (Dishub) DIY Agnes Dhiany Indria Sari saat dihubungi melalui sambungan telepon Kamis (17/7).
Sebagian kontruksi bangunan yang dibongkar dilakukan redesain atau desalian ulang. Sebagian yang lain langsung dipindahkan ke lokasi Ketandan. Pembangunan lahan parkir di Ketandan sudah berjalan satu setengah bulan.
Jumlah pemindahan kontruksi bangunan dari TKP ABA ke Ketandan sesuai pengaturan dari kontraktor. Target selesai pembongkaran TKP ABA direncanakan dua bulan. Kemudian untuk pembangunan di Ketandan, ditargetkan sembilan bulan pengerjaan dan selesai Desember. "Tidak semua kontruksi dimasukkan ke Ketandan, sesuai kapasitas yang dibutuhkan," tuturnya.
Luas lahan parkir Ketandan lebih kecil dibandingkan TKP ABA yakni sekitar 4.000 meter persegi. Pembangunan di Ketandan dibagi menjadi dua tahap. Saat ini pembangunan tahap pertama sedang berjalan. "Tahap dua kami masih menunggu anggaran," bebernya
Rencananya lahan parkir itu akan terkoneksi dengan Pasar Beringharjo dan Jalan Ketandan. Selama pembangunan berjalan, lahan Ketandan dilakukan penutupan untuk alasan keamanan proyek.
"Kontruksi bangunan parkiran Ketandan tiga tingkat. Lantai satu untuk parkir mobil, lantai dua mobil dan motor dan, sementara lantai tiga untuk motor," tandasnya.
Fasilitas parkir Ketandan direncanakan beroperasi pada Januari 2026. Kapasitas kendaraan roda dua sebanyak 535 dan roda empat sekitar 87 kendaraan.
Dishub DIY optimistis pembangunan kawasan parkir Ketandan bisa selesai akhir tahun ini. Progres pembangunan parkiran Ketandan saat ini mencapai 43,23 persen. (oso/laz)
Editor : Herpri Kartun