RADAR JOGJA - Total 46 peserta perwakilan dari 16 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di DIJ dan Jawa Tengah mengikuti training and talent pool di Hotel Tasneem Hotel Malioboro, Kamis (17/7). Hasil kolaborasi antara Kementerian Koperasi dan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Nasari ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas SDM dan kelembagaan KDKMP.
Sekretaris Menteri Koperasi Ahmad Zabadi mengatakan, dukungan yang diberikan KSP Nasari untuk melancarkan program strategis nasional tersebut dalam bentuk fasilitasi pelatihan. Melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat mempersiapkan SDM pengurus KDKMP. “Sehingga memiliki kapasitas dan kompetensi dalam mengelola KDKMP agar dapat berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Menurut Ahmad, publik menaruh harapan besar pada program KDKMP. Pun secara infrastruktur dan kelembagaan pembangunan KDKMP sudah 100 persen tercapai dari target nasional. Sehingga untuk tiga bulan pertama harus fokus pada persiapan kelembagaan.
Dalam laporan kegiatan yang dibacakan, tujuan pelatihan adalah memberikan pemahaman komprehensif mengenai tata kelola kelembagaan, manajemen keuangan dan pengembangan usaha KDKMP. Tentunya, KSP Nasari sebagai salah satu koperasi nasional yang besar dan telah lama berjalan memiliki kisi-kisi untuk dibagikan dalam pelatihan tersebut.
"Peran KSP nasional adalah mendukung operasionalisasi KDKMP," jelas Ahmad.
Ketua KSP Nasari Frans Meroga Panggabean menambahkan,Pelatihan ini, lanjutnya, tidak berhenti pada pembekalan awal. Para peserta akan mengikuti tahapan lanjutan, termasuk sertifikasi kompetensi, pendampingan usaha, akses pembiayaan, dan pelatihan berbasis teknologi digital. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menjunjung tinggi prinsip koperasi dan tata kelola yang baik.
pelatihan ini tidak berhenti pada pembekalan awal. Para peserta akan mengikuti tahapan lanjutan, termasuk sertifikasi kompetensi, pendampingan usaha, akses pembiayaan, dan pelatihan berbasis teknologi digital. Partisipasi Nasari dalam pelatihan itu juga merupakan wujud komitmen koperasi besar untuk membina dan mendampingi koperasi-koperasi baru.
Harapannya seluruh peserta mampu menerapkan prinsip-prinsip koperasi secara bertanggung jawab dan etis. Sehingga koperasi desa bisa tumbuh menjadi entitas yang sehat, kuat, dan mandiri. “Kami berharap kegiatan ini bisa memberikan dampak nyata bagi penguatan koperasi secara menyeluruh,” tandasnya. (inu/pra)
Editor : Herpri Kartun