JOGJA - Pelaku wisata di kawasan Malioboro mengeluhkan rusaknya Jalan Perwakilan yang berada di kemantren Danurejan, Kota Jogja. Pasalnya kondisi tersebut membuat aktivitas kendaraan pengangkut wisatawan menjadi tidak nyaman.
Salah satu pengemudi becak motor (bentor) Kadiyono mengatakan, rusaknya Jalan Perwakilan sudah berlangsung selama satu bulan terakhir. Bentuk kerusakannya berupa lubang jalan yang cukup besar. Sehingga membuat bentor kerap terhentak dan sering oleng karena menghajar lubang.
Dia pun mengaku, kerap mendapat keluhan dari wisatawan atas kondisi rusaknya Jalan Perwakilan tersebut. Banyak wisatawan yang mengeluh tidak adanya perbaikan. Padahal ruas jalan tersebut merupakan akses penting untuk kawasan Malioboro.
“Jalan yang rusak jelas mengganggu, karena ini kan jalan utama menuju Malioboro,” ujar Kadiyono saat ditemui ketika menunggu penumpang di Jalan Perwakilan, Selasa (15/7/2025).
Pantauan Radar Jogja, lubang di Jalan Perwakilan memang cukup banyak. Setidaknya ada empat lubang berukuran besar. Kemudian juga ada lubang lain namun ukurannya lebih kecil.
Pengemudi bentor berusia 50 tahun ini menilai, kondisi jalan rusak juga dapat membahayakan pengguna kendaraan. Sebab berpotensi mengakibatkan kecelakaan. Lantaran tidak jarang ada sepeda motor dan mobil yang mengurangi kecepatannya secara mendadak ketika melewati lubang.
“Kalau kasus sampai jatuh belum ada, tapi ya harus segera diperbaiki ini,” harap Kadiyono.
Sementara itu, Denis Ariesta salah satu wisatawan asal Jawa Timur menilai, kondisi jalan rusak apalagi di kawasan wisata sudah seharusnya diperbaiki. Sebab jika dibiarkan pasti akan menggangu kenyamanan wisatawan.
Pemuda 25 tahun itu menyebut, kawasan Malioboro merupakan kawasan wisata favorit.Kalau jalan rusak tentu dapat mencoreng citra destinasi wisata.
“Saya melihatnya ini jalan penting ya, harusnya diperbaiki, karena banyak lalu lalang wisatawan termasuk saya,” katanya.
Kepala UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Kota Jogja Ekwanto menyampaikan, rusaknya Jalan Perwakilan disebabkan karena kerap menjadi akses kendaraan berat. Misalnya seperti bus-bus besar wisatawan dan kendaraan proyek renovasi eks hotel Mutiara.
“Untuk perbaikannya menjadi kewenangan pemerintah kota, di Dinas PU,” sebut Ekwanto.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Kota Jogja Umi Akhsanti mengklaim, perbaikan di Jalan Perwakilan sudah dilakukan beberapa kali. Namun diakuinya, memang kerap mengalami kerusakan karena menjadi tempat manuver kendaraan besar.
Untuk upaya perbaikan, Umi mengaku sudah menjadwalkannya pada minggu ini. Bentuknya dilakukan dengan batu granit yang selama ini menjadi alas ruas jalan tersebut. Sementara ketika disinggung tentang kenapa upaya perbaikan baru dilakukan bulan ini, pihaknya menunggu waktu yang tepat.
“Kemarin pas puncak liburan kalau kami perbaiki belum stabil, kena kendaraan bisa pecah atau lepas lagi,” ucap Umi dalam pesan singkatnya. (inu)
Editor : Iwa Ikhwanudin