JOGJA - Mulai berjalannya kembali kegiatan sekolah pada Senin (14/7/2025) ternyata membawa berkah bagi tukang cukur di Kota Jogja. Salah satunya Potong Rambut Dorlen. Sehari, jasa potong rambut itu bisa memotong ratusan kepala.
Suasana sibuk nampak pada jasa potong rambut yang beralamat di Jalan Jagalan-Beji Nomor. 34, Purwokinanti, Pakualaman. Dua karyawan terlihat fokus merapikan rambut para pelanggannya. Antrian pelanggan juga terlihat cukup banyak, didominasi oleh pria berusia matang dan remaja.
Berakhirnya masa libur sekolah memang membawa keuntungan bagi tukang cukur. Sebab banyak orang tua yang berbondong-bondong membawa anaknya agar bisa dirapikan rambutnya sebelum kembali masuk sekolah.
Salah satunya Sigit, dia memang sengaja merapikan rambut anaknya di tukang cukur. Alasannya, agar anaknya yang duduk di bangku kelas tiga SMP itu bisa terlihat rapi ketika kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar setelah libur panjang.
Menurut warga Kampung Tukangan, Tegal Panggung, Danurejan ini, pangkas rambut memang menjadi salah satu rutinitas bagi anak sekolah. Sebab dengan rambut yang rapi akan membuat anak lebih nyaman mengikuti pelajaran.
“Setiap mau masuk sekolah memang saya rutin membawa anak saya potong rambut, supaya terlihat rapi dan tidak dimarahi guru,” ujar Sigit saat ditemui.
Banyaknya orang tua yang membawa anak-anaknya untuk potong rambut membawa keuntungan bagi Fani Kurnianto. Salah satu karyawan Potong Rambut Dorlen ini bisa meraup omset hingga jutaan rupiah per hari.
Contohnya pada hari Sabtu dan Minggu kemarin, dia bersama rekan kerjanya bisa melayani sampai 110 pelanggan sehari. Mayoritas pelanggannya juga anak dan remaja usia sekolah. Sementara permintaan yang paling banyak ada pada gaya rambut rapi.
Adapun biaya jasa potong rambut di Dorlen untuk anak dan dewasa Rp. 15 ribu per orang. Artinya, jika sehari ada 110 pelanggan setidaknya tukang cukur bisa mengantongi Rp. 1,65 juta. Jumlah itu naik dibandingkan yang biasanya hanya 50 pelanggan per hari.
Diakui Fani, momen berakhirnya libur panjang anak sekolah memang menjadi masa panen tahunan bagi para tukang cukur. Dikarenakan, sepekan sebelum masuk sekolah sudah banyak anak-anak yang mengantri untuk dirapikan rambutnya.
“Menjelang anak-anak masuk sekolah memang pelanggan pasti ramai, itu berkah bagi kami,” katanya. (inu)
Editor : Iwa Ikhwanudin