Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kalau Cuma Koordinasi Mbelgedes! Minim Toilet Umum di Kawasan Malioboro, Wali Kota Jogja Semprot Kepala Dinas

Iwan Nurwanto • Rabu, 2 Juli 2025 | 23:51 WIB

 

Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo bersama jajarannya saat berada dalam sesi diskusi Tempat Khusus Merokok pada salah satu cafe di Malioboro, Rabu (2/7/2025).
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo bersama jajarannya saat berada dalam sesi diskusi Tempat Khusus Merokok pada salah satu cafe di Malioboro, Rabu (2/7/2025).

JOGJA - Kurangnya fasilitas toilet umum di kawasan Malioboro menjadi keluhan bagi kusir andong.

Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo pun menyoroti kinerja yang kurang optimal dari dua kepala dinas di Pemkot Jogja.

Ketua Koperasi Jasa Andong Wisata Yogyakarta Rahmat Riyanto mengatakan, fasilitas toilet dari sisi utara hingga selatan Malioboro memang masih minim dan jauh dari tempat kusir menunggu penumpang.

Kondisi itu, menurutnya cukup menyulitkan para kusir andong yang tidak bisa meninggalkan kudanya.

Oleh karena itu, Rahmat berharap pemerintah bisa menambah fasilitas toilet umum di kawasan Malioboro agar para kusir tidak buang air kecil sembarangan.

Pun selama ini, untuk limbah kotoran yang dihasilkan oleh kuda juga telah dikelola secara mandiri oleh para kusir dengan menyiram dengan air dan memberikan pewangi.

“Yang kurang (toilet) untuk manusianya, karena kalau meninggalkan kuda jauh-jauh itu kudanya bisa bablas tekan ngendi-ngendi dan nabrak apa-apa,” ujar Rahmat di sela diskusi peresmian TKM pada Rabu (2/7/2025).

Keluhan dari kusir andong itu ditanggapi oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kota Jogja Yetti Martanti.

Dia menyatakan, bahwa toilet umum sudah tersedia di dua lokasi pada sisi timur dan barat.

Serta satu lokasi di Kantor DPRD DIY.

Yetti pun akan berkoordinasi dengan para pelaku usaha di Malioboro untuk bisa menyediakan toilet umum.

Sebab menurutnya dalam tahap penyediaan fasilitas toilet perlu pembahasan lebih lanjut terkait lahan.

“Kami akan berkoordinasi dengan para pelaku usaha yang memungkinkan buka toilet umum,” ucap Yetti.

Masalah minimnya toilet umum juga ditanggapi oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Jogja Wahyu Hendratmoko.

Dia berencana untuk menyediakan toilet portable yang bisa diakses oleh wisatawan maupun pelaku usaha.

Penempatan toilet portable itu juga akan ditentukan dengan kondisi kepadatan wisatawan yang berkunjung di Malioboro.

“Kami juga akan mendorong agar pelaku usaha bisa menyediakan toilet umum yang tidak terlalu ke dalam,” ungkap Wahyu.

Dalam sesi diskusi tersebut, Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo menyoroti jawaban dari kedua kepala dinas yang terlalu birokratis dan kurang solutif bagi para kusir andong.

Kendati begitu, dia setuju dengan usulan disediakannya toilet umum portable.

“Kalau bahasane Kulon Progo mbelgedes, komunikasi dan koordinasi kan hanya omon-omon," semprot Hasto menanggapi jawaban Yetti Martanti. (inu)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Kepala Dinas Pariwisata Kota Jogja #walikota jogja hasto #toilet #mbelgedes #Kepala Dinas Kebudayaan Kota Jogja #hasto wardoyo #Jalan Malioboro #Rahmat Riyanto #Wahyu Hendratmoko #Malioboro Pesing #walikota jogja #Hasto Wardojo #Kusir Andong #Yetti Martanti #Kepala Dinas Kebudayaan Kota Jogja Yetti Martanti #Kepala Dinas Pariwisata Kota Jogja Wahyu Hendratmoko