RADAR JOGJA - Libur sekolah menjadi momentum yang membahagiakan bagi para pelaku usaha jasa foto dengan tematik baju adat Jawa. Mereka kelarisan hingga menggarap 25 orang dalam sehari.
Pantauan Radar Jogja, beberapa titik lokasi yang ramai dijadikan spot foto adalah Gerbang Kepatihan sisi selatan dan pinggir jalan Malioboro persis. Kemudian juga tak kalah ramai di sekitar Museum Sonobudoyo. Mereka banyak mengajak keluarga dan anak yang lengkap didandani dengan pakaian Jawa.
"Saya baru jadi admin satu minggu, yang saya catat pas long weekend itu ada 25 orang dalam sehari," tuturnya.
Selain itu, biaya sewa juga bervariasi yang ditentukan dengan paket-paket yang diambil pelanggan. Mulai dari paket termurah yakni Rp 5.000 per orang, hingga Rp 125 ribu per orang.
"Kalau foto di Malioboro dan depan kantor gubernur pakai pakaian adat Jawa satu orang kan sewa baju Rp 50.000, kalau ambil paketan Rp 25.000 tambah paket foto," bebernya.
Ia menjelaskan pembagian biayanya yakni per foto Rp 5.000. Satu orang mendapat jatah 20 kali foto, total berarti Rp 100 ribu. Lalu ditambah sewa baju adat Rp 25.000. Selain paket perorangan pihaknya juga menyediakan paket grup dengan jumlah lebih dari 11 orang.
"Tapi kalau paket grup di atas 11 orang Rp 75.000 per orang (belum sewa baju), dapat semua file, sesi foto 1 jam kadang lebih," ujarnya.
Dinas Pariwisata Kota Jogja memprediksi 500.000 wisatawan bakal memadati Kota Yogyakarta selama periode libur sekolah pada 23 Juni hingga 12 Juli 2025.
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Jogja Sri Arika Wahyuningsih memprediksi kunjungan wisatawan selama momen libur panjang ini sebanyak 500.000 wisatawan. Periodenya mulai 23 Juni hingga 12 Juli. Kebanyakan adalah rombongan-rombongan study tour yang menggunakan bus pariwisata.
"Kami perkirakan pergerakan wisatawan selama libur sekolah ini antara 400.000 sampai 500.000," ujarnya. (oso/zam)
Editor : Herpri Kartun