Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Duh! Jaring Sungai Jebol, Sampah di Kali Buntung Kota Jogja Memprihatinkan

Adib Lazwar Irkhami • Selasa, 17 Juni 2025 | 03:37 WIB
Beragam jenis sampah menumpuk di aliran Kali Buntung, di Kampung Bangunrejo, Kelurahan Kricak, Kemantren Jetis, Kota Jogja Senin (16/6).
Beragam jenis sampah menumpuk di aliran Kali Buntung, di Kampung Bangunrejo, Kelurahan Kricak, Kemantren Jetis, Kota Jogja Senin (16/6).

JOGJA - Aktivitas pembuangan sampah ke sungai di Kota Jogja terbilang masih cukup marak. Salah satu faktanya di Kali Buntung yang mengalir di Kampung Bangunrejo, Kricak, Jetis. Kondisi tumpukan sampah di tempat itu cukup memprihatinkan.

Pantauan Radar Jogja Senin (16/6), sampah menumpuk di bawah jembatan. Jenis sampahnya pun beragam, namun mayoritas sampah plastik seperti bungkus makanan, kantong plastik, serta kain. Tidak hanya itu, sampah seperti seng dan kayu juga menumpuk.

Ketua RT 57 Kampung Bangunrejo Mulyanto mengatakan, sampah di Sungai Buntung merupakan kiriman dari wilayah hulu. Sebab, masyarakat di wilayahnya sudah memiliki kesadaran untuk tidak membuang sampah ke sungai.

Dia pun  mengungkap jaring di Sungai Buntung yang sebelumnya terpasang jebol. Sehingga sampah yang berasal dari wilayah hulu kembali mencemari aliran sungai.

Menurutnya, warga sudah cukup sering membersihkan sampah yang ada di sepanjang Sungai Buntung. Namun karena jaring sungai yang tidak berfungsi optimal, tidak sampai sepekan sampah kembali muncul dan menumpuk.

"Kalau warga sudah tidak membuang sampah ke sungai. Jadi ini sampahnya dari atas (hulu),” ujar Mulyanto saat ditemui.

Selain permasalahan sampah, kondisi jembatan rusak dan hancurnya bronjong juga menjadi persoalan yang selama ini dihadapi warga. Kondisi bronjong di Sungai Buntung yang ambrol sejak beberapa tahun lalu disebut warga juga membuat sampah mudah tersangkut.

Oleh karena itu, dia ingin agar ada perhatian dari pemerintah untuk perbaikan jembatan dan bronjong. Serta mengganti bantaran sungai yang selama ini menggunakan bronjong dengan semen agar sampah tidak lagi menyangkut pada kawat.

"Karena jika sungai masih menggunakan bronjong, maka sampah plastik tidak akan mengalir,” terang Mulyanto.

Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo mengaku ia sudah menerima laporan terkait permasalahan jembatan dan sampah di Sungai Buntung. Oleh karena itu, pemerintah sudah menyiapkan solusi dengan penambahan jaring sampah dan proyek padat karya.

Hasto menyebut, penambahan jaring sungai akan difokuskan pada wilayah hulu sungai dan tempat yang mudah dikontrol. Namun ke depan juga akan dipasang pada daerah hilir agar sampah yang dibuang ke Kota Jogja tidak mencemari wilayah sungai di Kabupaten Bantul.

Sementara padat karya, menurut mantan bupati Kulon Progo ini, merupakan salah satu upaya dari pemerintah untuk memberdayakan masyarakat. Dia memastikan padat karya akan dibuat dalam program pembersihan sungai.

"Selain itu saya juga setuju penambahan pasukan orange (petugas pembersih sungai). Bahkan kalau bisa diambilkan dari warga sekitar karena mereka yang paham kondisinya,” terang Hasto yang kemarin juga mengecek ke sungai penuh sampah. (inu/laz)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#jetis #sungai buntung #Kota Jogja #pembuangan sampah #Hilir #Kricak #bronjong #hulu #Kampung Bangunrejo #Sampah #kali buntung #Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo #perbaikan jembatan