Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Belum Ada Lonjakan Kasus Akibat Konsumsi Daging: Pemkot Jogja Sudah Siagakan 18 Puskesmas Tetap Buka selama Idul Adha

Iwan Nurwanto • Selasa, 10 Juni 2025 | 12:05 WIB
Ilustrasi daging sapi segar.
Ilustrasi daging sapi segar.

JOGJA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja melakukan upaya mitigasi lonjakan kasus penyakit tidak menular seperti hipertensi dan kolestrol pascamengkonsumsi daging kurban saat Idul Adha.

Salah satunya dengan menyiagakan 18 puskesmas yang ada untuk beroperasi tanpa libur.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja Emma Rahmi Aryani mengatakan, selama libur panjang dan cuti bersama Idul Adha, seluruh puskesmas di Kota Jogja tetap membuka layanan baik sebelum maupun pasca-Idul Adha.

Ini untuk mengantisipasi munculnya kasus kedaruratan selama waktu tersebut.

“Setiap hari puskesmas-puskesmas di Kota Jogja kami siagakan,” ujar Emma saat dikonfirmasi, Senin (9/6/2025).

Kendati begitu, Emma mengklaim bahwa hingga saat ini belum ditemukan peningkatan kasus penyakit. Terutama yang diakibatkan karena mengkonsumsi daging kurban secara berlebihan.

Namun, untuk mengantisipasi lonjakan kasus tidak menular, Dinkes Kota Jogja sudah mengeluarkan imbauan agar masyarakat tidak mengkonsumsi daging secara berlebihan. Terlebih yang diolah menjadi makanan bersantan dan dibakar.

Kemudian, selama mengkonsumsi sajian khas Idul Adha masyarakat juga diimbau untuk tetap mengkonsumsi buah dan sayur. Serta tetap memperhatikan porsi makanan yang dikonsumsi.

“Selain itu penting untuk mencuci tangan dengan sabun, saat mengolah makanan dan ketika makan,” jelasnya.

 Baca Juga: Komisi III DPR  Minta Pembuat Video AI Umrah ke Borobudur Harus Dihukum karena Bisa Memecah Belah Umat

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kota Jogja Sukidi menyampaikan, pihaknya sudah melakukan pengawasan prapenyembelihan. Yakni dengan mendata surat keterangan kesehatan hewan pada tempat penjualan hewan kurban yang resmi maupun dadakan.

Menurutnya, upaya tersebut dilakukan agar hewan kurban yang disembelih di Kota Jogja dalam kondisi sehat dan tidak membawa penyakit yang dapat menular ke manusia.

Sampai saat ini, DPP Kota Jogja mengklaim belum ada temuan kasus penyakit pada hewan maupun daging kurban.

Alhamdulillah sampai hari ini tidak ditemukan penyakit hewan strategis, baik yang disembelih di RPH maupun di luar RPH,” beber Sukidi. (inu/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Kolestrol #hipertensi #layanan tetap buka #konsumsi daging berlebih #idul adha #penyakit tidak menular #puskesmas #Dinkes Kota Jogja