Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mengenal  Film Gowok “Kamasutra Jawa” Karya Sutradara Hanung Bramantyo: Ini Pesan yang Disampaikan..

Iwan Nurwanto • Senin, 2 Juni 2025 | 03:55 WIB

 

Sutradara Hanung Bramantyo dan pemain film Gowok “Kamasutra Jawa” saat hadir di special screening di Empire XXI pada Minggu (1/6/2025).
Sutradara Hanung Bramantyo dan pemain film Gowok “Kamasutra Jawa” saat hadir di special screening di Empire XXI pada Minggu (1/6/2025).

JOGJA - Sutradara kondang Hanung Bramantyo kembali menelurkan karya yang luar biasa. Yakni berjudul Gowok “Kamasutra Jawa”.

Radar Jogja pun berkesempatan untuk mengulik dan menonton film yang diangkat dari budaya Jawa tersebut.

Adapun film Gowok “Kamasutra Jawa” mengisahkan tentang profesi seorang perempuan yang mengajarkan anak laki-laki perjaka untuk dewasa. Profesi tersebut cukup dikenal di tanah Jawa.

Baca Juga: Lebih Sederhana, Penyelenggaraan Wayang Beber Pancasila III: Tahun Ini Hanya Dihadiri Warga Sekitar

Mengambil latar belakang sebuah desa di Kebumen, Jawa Tengah. Hanung membawa penonton untuk mengenal bagaimana profesi gowok berperan cukup penting dalam menentukan seorang anak laki-laki menjadi seorang pria dewasa.

Meskipun dipandang sebelah mata karena profesi gowok hanya memiliki tanggung jawab  untuk melayani laki-laki. 

Suami dari Zaskia Adya Mecca itu menyiratkan pesan bahwa perempuan juga memiliki peran untuk membangun negaranya.

Baca Juga: Dosen UNY Latih Prajurit TNI Bahasa Prancis, Dukung Penguasaan Alutsista Asal Prancis: Libatkan Delapan Pengajar

Contohnya, ketika pemeran Gowok bernama Ratri memberi sebagian pendapatan dari hasil meng-gowok-nya untuk membangun sekolah perempuan.

Proses perjuangan Ratri pun dikemas apik karena memperlihatkan bagaimana perempuan mendapatkan hak di tengah dominasi pria saat peristiwa 30 September 1965 atau G30S/PKI.

Hanung mengatakan, bahwa film Gowok merupakan film yang mengangkat tentang bagaimana perempuan memiliki hak untuk terpuaskan atau mencapai orgasme. Namun konteks terpuaskan bukan sekedar dalam seks saja. Tapi juga bagaimana terpuaskan hak-haknya untuk maju dan berkembang.

Baca Juga: FPRB Kecamatan Muntilan Tanam 310 Pohon Akasia Laut di Sungai Pabelan, Upaya Mitigasi sekaligus Rehabilitasi Lingkungan

“Saya memang ingin menunjukkan bahwa seharusnya laki-laki  memuaskan perempuan,” ujar Hanung di sela special screening Gowok yang dilaksanakan di Empire XXI, Minggu (1/6/2025).

Sebagai informasi, film Gowok dibintangi oleh Reza Rahadian, Raihaanun, Lola Amaria, Ali Fikry, Nayla Purnama, Alika Jantinia, Djenar Maesa Ayu, dan Slamet Rahardjo.

Film tersebut secara resmi tayang di bioskop secara nasional pada tanggal 5 Juni 2026.

Baca Juga: Bupati Kebumen dan Puteranya Ambil Sertifikat UGG ke Paris, sekaligus Kenalkan Sate Ambal dan Lanting di Forum UNESCO

Hanung menyatakan, melalui film Gowok dirinya juga ingin mematahkan pandangan masyarakat luas selama ini tentang kewajiban perempuan yang harus memuaskan laki-laki.

Melalui Gowok, sutradara kelahiran 1 Oktober 1975 itu ingin menegaskan bahwa perempuan punya hak untuk dipuaskan.

“Dalam budaya Jawa bahwa laki-laki harus men-treat perempuan agar orgasme dulu, sebelum laki-laki,” tegas Hanung.

Baca Juga: Gegara Lupa Cabut Charger HP, Rumah Milik Warga Bendungan Wates Dilalap Api

Adapun film Gowok juga diangkat melalui novel karya Budi Sardjono berjudul Nyai Gowok.

Hadir dalam special screening tersebut, Budi menyampaikan bahwa kisah Nyai Gowok dibuat dari pengembangan budaya Jawa.

Dalam kisah di bukunya, Gowok mengajak agar laki-laki bisa tahu mengetahui seluk beluk wanita. Sekaligus menunjukkan proses bagaimana seorang anak laki-laki berubah menjadi seorang pria dewasa.

“Gowok adalah tentang bagaimana laki-laki bisa memahami wanita,” tegas Budi. (inu)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Gowok Kamasutra Jawa #Film Baru #hanung bramantyo #profesi perempuan #sutradara film