Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pemkot Jogja Genjot Digitalisasi Pasar Tradisional lewat Beringharjo Official Store, sebagai Affiliator Disdag Fasilitasi Pedagang di Marketplace

Adib Lazwar Irkhami • Jumat, 23 Mei 2025 | 04:05 WIB

 

Seorang pedagang busana menyimak sambutan Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo (kiri) saat acara peluncuran Beringharjo Official Store, di Pasar Beringharjo, Kota Jogja, Kamis (22/5/2025).
Seorang pedagang busana menyimak sambutan Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo (kiri) saat acara peluncuran Beringharjo Official Store, di Pasar Beringharjo, Kota Jogja, Kamis (22/5/2025).

JOGJA - Digitalisasi pasar tradisional kini tengah digenjot oleh Pemkot Jogja. Salah satu upaya yang dilakukan dengan meluncurkan Beringharjo Official Store Kamis (22/5/2025). Seperti apa?

Beringharjo Official Store merupakan salah satu terobosan untuk mengembangkan ekosistem digital bagi pedagang pasar rakyat.

Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo menyebut, transformasi digitalisasi pasar pun bisa terbangun agar memperluas akses dan meningkatkan daya saing.

Adapun wujud digitalisasi itu dilakukan dengan mengintegrasikan penjualan produk pasar tradisional melalui perdagangan online dan marketplace.

Diakui, dalam mewujudkan digitalisasi pasar tradisional memang sebagian pedagang masih terkendala kurangnya literasi digital, sarana dan prasarana, dan banyak pedagang yang berusia lanjut.

"Melalui Beringharjo Official Store ini, Dinas Perdagangan berperan sebagai affiliator yang memfasilitasi pedagang di semua pasar rakyat di wilayah Kota Jogja di marketplace,” ujar Hasto sat memberi sambutan dalam peresmian itu.

Bupati Kulonprogo periode 2011-2019 itu berharap, inovasi Beringharjo Official Store diharapkan dapat menjawab kebutuhan pedagang.

Khususnya dalam menghadirkan toko online bersama bagi produk-produk dari pedagang pasar rakyat yang sudah terkurasi.

Sebagai informasi, Beringharjo Official Store juga merupakan salah satu bagian dari quick wins 100 hari kerja Hasto Wardoyo dan Wawan Harmawan sebagai kepala daerah.

Hasto pun menegaskan, apa yang sudah dibentuk dalam quick wins itu harus terus berjalan meski sudah melewati 100 hari kerja.

“Semoga program ini menghasilkan outcome, impact serta manfaat positif bagi peningkatan kesejahteraan pedagang serta berbagai komunitas di pasar rakyat,” harapnya.

Sebelumnya, Dinas Perdagangan Kota Jogja diketahui juga telah menyelenggarakan Beringharjo Moslem Festival (BMF) 2025. Melalui kegiatan itu, transaksi digital pasar tradisional berhasil ditingkatkan secara signifikan.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Jogja Veronica Ambar Ismuwardani menjelaskan, BMF 2025 berlangsung 28 Februari hingga 1 Mei 2025.

Adapun penutupan BMF 2025 dilaksanakan pada Kamis (15/5/2025) lalu di Pasar Beringharjo.

Dijelaskan Ambar, BMF 2025 digelar dalam rangka mendukung program digitalisasi pasar rakyat. Selama kegiatan itu tercatat ada peningkatan transaksi nontunai melalui QRIS tidak kurang dari 25,3 persen dibandingkan sebelum pelaksanaan event.

"Hal ini menunjukkan adanya pergeseran positif menuju sistem pembayaran digital yang lebih modern, aman, dan efisien,” terang Ambar. (inu/laz)

 

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#hasto wardoyo #affiliator #Pemkot Jogja #pedagang #Beringharjo Official Store #marketplace #Digitalisasi Pasar Tradisional