Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Target Launcing Juli, Ratusan Koperasi Merah Putih DIY Berproses: Lumbung Mataraman Siap Jadi Embrio

Agung Dwi Prakoso • Jumat, 23 Mei 2025 | 06:45 WIB

 

Kepala Dinas Koperasi dan UKM (DinkopUKM) DIY Srie Nurkyatsiwi.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM (DinkopUKM) DIY Srie Nurkyatsiwi.

JOGJA - Pemprov DIY tengah mempersiapkan pembentukan Koperasi Merah Putih yang merupakan program Presiden Prabowo Subianto.

Rencananya akan dibentuk satu Koperasi Merah Putih di setiap kalurahan/kelurahan di seluruh DIY.

"Koperasi merah putih ini target seluruh Indonesia 80 ribu. Untuk DIY ada 392 Kalurahan dan 46 Kelurahan," ujar Kepala Dinas Koperasi dan UKM (DinkopUKM) DIY Srie Nurkyatsiwi saat ditemui di Kota Jogja, Kamis (22/5/2025).

Tahapan pembentukan Koperasi Merah Putih di DIY saat ini sedang dalam proses musyawarah kalurahan/kelurahan. Musyawarah tersebut ditargetkan selesai 30 Mei dan dilanjutkan dengan pengurusan lembaganya.

"30 Juni proses kelembagaanya," tuturnya.

Sesuai dengan Intruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, koperasi tersebut ditargetkan bisa dilaunching oleh pemerintah pusat pada 12 Juli 2025.

"Dari 80 ribu itu akan diambil 70 koperasi yang menjadi mockup (representasi) di seluruh Indonesia," terangnya.

Di DIY nantinya juga akan dikurasi salah satu Koperasi Merah Putih untuk diajukan menjadi mockup ke kementerian oleh bupati/wali kota.

Mockup tersebut setidaknya sudah ada 6-7 bentuk usaha di koperasi tersebut. Mulai dari ruang penyimpanan, ruang simpan pinjam, klinik, apotek dan sebagainya.

"Jadi sampai Juli kelembagaannya, lalu 28 Oktober nanti ada launching terkait aktivitas koperasi tersebut," jelasnya.

Menurutnya, satu kalurahan/kelurahan nantinya akan ada satu koperasi desa. Pembentukan koperasi tersebut dapat melalui tiga mekanisme yakni melakukan revitalisasi, pengembangan atau pembentukan lembaga baru.

"Kalau yang revitalisasi dan pengembangan sedang di identifikasi, tapi sebagaian besar pembentukan baru," tandasnya.

Khusus DIY, gambaran konsep pembentukan unit usaha Koperasi Merah Putih sudah cukup matang karena adanya Lumbung Mataraman.

Program tersebut berpotensi masuk dan menjadi unit usaha bidang ketahanan pangan Koperasi Merah Putih.

"Lumbung Mataraman menjadi embrio. Jadi DIY sudah diuntungkan," tegasnya.

Menurutnya, adanya ratusan Koperasi Merah Putih yang akan dibuka nanti berpotensi membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.

Misalnya melalui bidang usaha apotek, klinik, ketahanan pangan dan sebagainya.

"Tentunya koperasi harus ada profit, maka pendampingan harus dilakukan untuk menjamin koperasi bisa jalan," ujarnya.

Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) DIJ Eem Nurmanah menyampaikan, hingga 18 Mei 2025 sudah ada 221 permohonan pemesanan nama koperasi Merah Putih.

Rinciannya, 209 permohonan untuk Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan 12 permohonan untuk Koperasi Kalurahan Merah Putih (KKMP).

"Belum ada permohonan pendirian resmi maupun perubahan bentuk koperasi lain menjadi KDMP atau KKMP yang masuk, sehingga seluruh permohonan masih berada pada tahap pemesanan nama," ujarnya dalam keterangan tertulis.

Baca Juga: Arsip PKK Jateng Jadi Memori Kolektif Bangsa, Pemprov Jateng Diganjar Pengawasan Kearsipan Terbaik

Selanjutnya terdapat 264 notaris pelaksana yang tersebar di seluruh DIY. Terbanyak ada di Kabupaten Sleman sebanyak 189 notaris. 

Sebanyak 36 kalurahan/desa telah melaksanakan musyawarah sebagai tahapan penting dalam pendirian koperasi.

"Baru 2 koperasi di Kabupaten Gunungkidul yang telah mencapai tahap penandatanganan akta, namun belum ada pendaftaran online yang tercatat hingga saat ini," bebernya.

Sebagai tindak lanjut, Kantor Wilayah akan berkoordinasi dengan Pengurus Daerah (Pengda) Ikatan Notaris Indonesia (INI) Sleman untuk menjembatani komunikasi dengan pemangku kebijakan di Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman terkait pendirian koperasi Merah Putih.

Selain itu, tim dari Kantor Wilayah juga akan melakukan pemantauan langsung ke kabupaten/kota di seluruh DIY untuk memastikan percepatan pembentukan KDMP dan KKMP berjalan sesuai target. (oso/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Pemprov DIY #masih berproses #Koperasi Merah Putih #Prabowo Subianto #Musyawarah Kelurahan Khusus #Lumbung Mataraman