JOGJA - Belum selesainya permasalahan lingkungan hidup menjadi perhatian Sigit Wicaksono. Anggota Komisi C DPRD Kota Jogja itu pun meminta agar pemerintah kota (pemkot) menaruh atensi lebih terhadap pengelolaan limbah rumah tangga.
Sigit mengatakan, permasalahan limbah rumah tangga yang tidak ditanggulangi sejak dini dikhawatirkan dapat menjadi masalah yang sulit terselesaikan. Contohnya seperti masalah sampah yang dalam beberapa waktu terakhir ini membuat masyarakat dan pemerintah kelimpungan menanganinya.
Dia menilai, sampai saat ini pengelolaan limbah khususnya yang berasal dari rumah tangga belum optimal. Bahkan tidak menutup kemungkinan, limbah dari sektor industri juga belum terkelola dengan baik.
Oleh karena itu, Sigit mendorong agar pemerintah melakukan pengawasan secara menyeluruh. Terhadap pengelolaan limbah rumah tangga maupun industri. Sekaligus memberikan edukasi apabila ada masyarakat dan pelaku usaha yang masih belum tepat dalam hal pengelolaan limbah.
Baca Juga: Inovatif! Dosen UPNVY Ubah Jelantah Jadi Bahan Bakar Padat Ramah Lingkungan
“Saya benar-benar mendorong agar ada langkah-langkah konkret dari pemerintah. Khususnya dalam hal pengelolaan limbah,” ujar Sigit Rabu (21/5).
Politisi Partai Nasdem itu menilai, pengelolaan limbah yang baik merupakan investasi bagi masa depan bagi masyarakat. Sebab jika pengelolaan limbah salah, maka akan berdampak pada kualitas air tanah. Padahal air merupakan kebutuhan utama bagi manusia untuk bertahan hidup.
Selain itu, limbah yang dibuang sembarangan ke sungai juga akan mengganggu ekosistem biota air. Dampak lainnya adalah menimbulkan bau dan mencoreng estetika kota.
Sigit pun mengingatkan, volume limbah rumah tangga juga akan terus meningkat. Seiring dengan pertumbuhan penduduk dan gaya hidup masyarakat. Sehingga jika tidak ditangani dengan strategi yang komprehensif, limbah akan menjadi bom waktu bagi kelestarian lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Oleh karenanya, pengelolaan limbah rumah tangga bukan lagi sekadar pilihan. Melainkan sebuah keharusan mendesak. Dia pun mendorong agar pemkot harus lebih proaktif dan inovatif dalam merumuskan serta mengimplementasikan kebijakan yang efektif. “Pengelolaan limbah rumah tangga adalah pekerjaan besar yang harus segera dibahas solusi konkretnya,” katanya.
Baca Juga: Datangi Pabrik, Pegawai PT. Mataram Tunggal Garment Berdoa Bersama untuk Rumah Kedua Mereka
Sigit tidak menampik, salah satu tantangan terbesar dalam pengelolaan limbah rumah tangga adalah kurangnya kesadaran masyarakat. Sehingga perlu dilakukan pendampingan secara terus menerus.
Menurutnya, edukasi pemilahan sampah, pengurangan limbah, dan daur ulang harus terus digalakkan. Sehingga dapat terbentuk kesadaran masyarakat, sebagai pondasi utama keberhasilan pengelolaan limbah. Serta tentunya juga perlu dibarengi inovasi dalam hal teknologi.
"Masa depan lingkungan hidup Kota Jogja ada di tangan kita bersama," tandas Sigit. (*/inu/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita