JOGJA - Sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja bakal memasuki masa pensiun dalam waktu dekat ini. Meskipun demikian, Hasto Wardoyo sebagai kepala daerah di wilayah itu mengaku tak akan buru-buru dalam menentukan kandidat penggantinya.
Hasto mengatakan, dirinya sudah terbiasa dalam mempersiapkan proses penataan jabatan. Pun faktanya sebelum menjadi wali kota, dia juga sudah pernah mengemban jabatan sebagai Bupati Kulonprogo hampir dua periode dan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) periode 2019-2024.
Berdasarkan pengalamannya itu, Hasto mengaku akan mulai memproses pengisian jabatan empat sampai lima bulan sebelum masa pensiun pejabat terkait. Pengisiannya juga akan dilakukan dengan seleksi agar prosesnya lebih adil.
“Saya sudah biasa, nanti lima atau empat bulan sebelumnya kami proses,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (20/5/2025).
Sebagai informasi, memang ada sejumlah pejabat tinggi di Kota Jogja yang akan memasuki masa pensiun. Untuk yang paling mendekati ada pada jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) yang kini dijabat olah Aman Yuriadijaya, pengemban jabatan paling tinggi di birokrasi pemkot itu akan pensiun pada awal tahun 2026.
Kemudian Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat serta Asisten Bidang Pembangunan dan Perekonomian yang pensiun di pertengahan tahun depan. Selain itu, Asisten Bidang Administrasi Umum juga kemungkinan pensiun pada tahun 2027.
Disinggung tentang sosok pengisi jabatan sekda, Hasto memiliki gambaran harus merupakan sosok yang bisa mengayomi semua pihak. Serta wajib memiliki kompetensi tinggi dalam hal birokrasi pemerintahan. Dia pun memastikan, kandidat yang akan mengisi jabatan tersebut tidak hanya akan melihat satu orang saja.
“Misal dari sistem merit mungkin (kandidat calon) skornya tinggi tapi kompetensinya belum tentu. Jadi fleksibel saja dan tidak harus kaku,” terang Hasto.
Sementara itu, Wakil Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kota Yogya Dwi Candra Putra berharap, proses pengisian jabatan vital di lingkungan Pemkot Jogja harus benar-benar disiapkan. Hal itu penting agar apa yang sudah dicanangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Jogja 2025-2029 bisa berjalan sebagaimana mestinya.
Candra menilai, manajemen pengisian pegawai Pemkot Jogja selama ini sejatinya sudah cukup baik. Apalagi dengan diterapkannya sistem merit dan manajemen talenta yang membuat para calon pejabat memiliki skor dari aspek kompetensi dan kinerja.
Namun demikian, Anggota Komisi A DPRD Kota Jogja itu menyoroti sejumlah jabatan strategis yang sampai saat ini masih dijabat oleh pelaksana tugas (Plt). Misalnya untuk jabatan eselon tiga setara kepala dinas dan eselon tiga untuk jabatan setara kepala bidang dan kepala seksi.
“Jangan sampai pada fase awal RPJMD bergulir justru terjadi dinamika internal di eksekutif karena pejabatnya pensiun,” tegas Candra. (inu)
Editor : Iwa Ikhwanudin