Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jogja Segera Bebas dari Kabel Semrawut, Pemkot Jogja Tata Fiber Optik lewat Sistem Ducting di Enam Titik: Ini Daftar Lokasinya..

Iwan Nurwanto • Selasa, 20 Mei 2025 | 03:34 WIB

 

Pemkot Jogja mulai melakukan penataan terhadap penataan kabel fiber optik semrawut dengan sistem ducting.
Pemkot Jogja mulai melakukan penataan terhadap penataan kabel fiber optik semrawut dengan sistem ducting.

JOGJA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja mulai melakukan penataan kabel fiber optik yang selama ini semrawut di sejumlah titik.

Ini juga sebagai bagian dalam rangka pembersihan sampah visual.

Seremonial penataan program yang menjadi salah satu quick wins Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfosan) Kota Jogja itu dilakukan dengan pemotongan kabel di Jalan Kahar Muzakir, depan Universitas Islam Indonesia (UII), Senin (19/5/2925).

Pemotongan secara simbolis oleh Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo bersama stakeholder terkait, menggunakan mobil crane.

Hasto mengatakan, bentuk penataan yang dilakukan dengan membenamkan kabel fiber optik ke bawah tanah atau sistem ducting.

“Pembersihan sampah visual juga dilakukan untuk menegaskan Kota Jogja sebagai kota budaya dan pariwisata. Sekaligus kami harapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain,” ujar Hasto di sela seremonial penataan kabel fiber optik.

Adapun sampai saat ini penataan kabel fiber optik sudah mencapai panjang 2,1 kilometer.

Ke depan pemkot juga berkomitmen untuk menata seluruh kabel fiber optik dengan sistem ducting.

“Ini dalam rangka supaya tidak banyak sampah visual. Jadi kami bersih-bersih riil sampah dan mulai bersih-bersih sampah visual,” katanya.

Dalam upaya penataan kabel fiber optik, Hasto mengakui memang membutuhkan biaya yang besar.

Baca Juga: Satu Keluarga Satu Sarjana Tak Hanya untuk Keluarga Miskin, Pemkab Magelang Godok Regulasi Beasiswa Pemuda Berprestasi

Sehingga tidak mungkin jika hanya mengandalkan APBD. Oleh karena itu, pemkot pun menggandeng mitra-mitra seperti penyedia jaringan kabel fiber optik.

Selama lima tahun mengemban jabatan sebagai kepala daerah, Bupati Kulon Progo periode 2011-2019 itu juga berkomitmen untuk menata seluruh kabel fiber optik di Kota Jogja. Terlebih yang berada di kawasan sumbu filosofis.

“Sebagai kota budaya harus menarik pariwisata. Untuk memenuhi dua hal itu lingkungannya harus bagus, selain bersih juga bebas dari sampah visual,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Diskominfosan Kota Jogja Ignatius Trihastono menyampaikan, sepanjang 2,1 kilometer kabel fiber optik yang ditata berada di enam titik.

Meliputi Jalan Kahar Muzakir, Jenderal Sudirman, Cik Di Tiro, C Simanjuntak, Kyai Mojo, Jalan Pasar Kembang dan Jlagran Lor.

Pejabat yang akrab disapa Kelik itu menjelaskan, penataan kabel fiber optik ke dalam tanah dengan sistem ducting merupakan wujud kolaboratif antara pemkot dengan penyelenggara provider jaringan.

Sehingga dia memastikan dalam proses penataan itu sama sekali tidak menggunakan APBD.

“Selain itu juga ada tambahan pengamanan pipa untuk menempatkan kabel fiber optik dan manhole, itu dibangun oleh teman-teman penyelenggara,” terangnya. (inu/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#bawah tanah #sistem ducting #Fiber Optik #hasto wardoyo #100harihastowawan #Pemkot Jogja #Kabel Semraut #penataan kabel