JOGJA - Rencana relokasi Tempat Khusus Parkir (TKP) Abu Bakar Ali (ABA) masih belum jelas.
Tempat relokasi bagi penghuni TKP ABA belum siap secara menyeluruh. Bahkan kontrak dengan pengelola yang berakhir Senin (13/5/2025) belum ada kepastian perpanjangan ulang atau tidak.
"Masih terus dilakukan dialog. Masih dipersiapkan tempat relokasinya dan dikomunikasikan," ungkap Sekretaris Provinsi (Sekprov) DIY Beny Suharsono saat dikonfirmasi wartawan Senin (13/5/2025).
Beny tidak menampik lokasi-lokasi baru yang akan ditempati juru parkir (jukir) dan pedagang itu masih belum siap.
Menurutnya, tahap lanjutan relokasi akan dilakukan setelah persiapan tempat dan lainnya selesai. "(Lokasi) belum fix semua, kami dialogkan," tuturnya.
Diketahui, kontrak Pemprov DIY dengan pengelola TKP ABA berakhir 13 Mei lalu. Kontrak itu telah diperpanjang tiga kali.
Namun sampai hari terkahir, belum ada komunikasi terkait rencana perpanjangan ulang. "Kalau kami belum siap, tentunnya kan dampaknya akan diperpanjang (kontrak pengelola)," bebernya.
Menurutnya, dimulainya relokasi tidak sekadar mempersiapkan dari aspek calon lokasi baru.
Namun kesiapan dan ketersediaan dari penghuni TKP ABA untuk direlokasi juga dibutuhkan. "Masyarakatnya siap, mau digeser dan kami juga siap supaya baik ke depannya," jelasnya.
Terpisah, Pengelola TKP ABA Doni Rulianto mengatakan hingga hari terakhir habisnya kontrak pengelolaan belum ada komunikasi dengan pihak pemprov, dalam hal ini Dinas Perhubungan (Dishub) DIY. Komunikasi terakhir pada 28 April 2025.
"Kami masih nunggu info ini dari Dishub DIY," ujarnya.
Dalam pertemuan terakhir dengan Dishub DIY, pembahasan hanya sebatas perihal perpanjangan kontrak.
Namun untuk lokasi baru atau informasi spesifik terkait relokasi, belum dibahas. "Pemprov DIY masih mencarikan solusinya. Ya, belum (siap)," tuturnya. (oso/laz)
Editor : Winda Atika Ira Puspita