JOGJA – Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DIY mencatat adanya lonjakan kunjungan masyarakat yang cukup signifikan ke mal dan pusat perbelanjaan selama masa libur panjang (long weekend) Paskah pada 18–20 April 2025. Meski jaraknya cukup dekat dengan libur Lebaran, periode libur Paskah tetap memberikan dampak positif terhadap traffic pengunjung.
Ketua APPBI DIY Surya Ananta mengatakan, momentum long weekend yang dimulai sejak Jumat (18/4/2025) menjadi salah satu pemicu meningkatnya aktivitas masyarakat di pusat perbelanjaan.
Baca Juga: Ditangkap di Mal Magelang, Mengaku Dapat Uang Palsu dari Artis Film Kolosal Sekar Arum Widara
"Secara umum kemarin termasuk long weekend karena ada libur di hari Jumat. Kesempatan masyarakat untuk travelling atau berkegiatan sudah dimulai sejak Jumat hingga Minggu," kata Surya, Selasa (22/4/2025).
Menurutnya, tingkat kunjungan ke mal selama libur Paskah meningkat drastis dibandingkan hari biasa. Surya menyebut, tingkat kunjungan bisa naik dua hingga tiga kali lipat dari hari biasa. “Ini artinya cukup bagus, walaupun tidak setinggi saat libur lebaran, tapi tetap memicu lonjakan traffic yang signifikan dibandingkan kondisi normal," jelasnya.
Surya menyebut, pada libur Paskah kemarin memiliki karakteristik tersendiri. Pengunjung lokal dari Jogja mendominasi jumlah kunjungan. Sebab, tidak semua warga Jogja bepergian ke luar kota selama liburan. Banyak warga Jogja yang memanfaatkan waktu libur dengan beraktivitas di mal.
“Selain itu, ada juga kunjungan dari luar kota, terutama dari wilayah sekitaran Jawa Tengah. Namun, pengunjung dari luar provinsi atau luar pulau tidak sebanyak saat Lebaran," terangnya.
Baca Juga: Peserta Pelatihan Barbershop BLK Disnaker Kota Magelang, Praktik di Pasar Rejowinangun dan Kebonpolo
Dari sisi tenant, kategori kuliner menjadi sektor yang paling ramai dikunjungi. Sementara itu, tenant fashion tetap beroperasi stabil. Meski puncaknya biasanya terjadi saat Ramadan dan menjelang Lebaran.
Baca Juga: Hari Ini Peringatan Hari Bumi Sedunia! Ini 9 Langkah Sederhana untuk Ikut Menjaga Bumi
Surya menjelaskan, kategori tenant oleh-oleh juga tetap mencatat transaksi. Namun intensitasnya tidak setinggi saat libur lebaran. “Karena pada momen lebaran kunjungan wisatawan ke Jogja bersifat nasional dan oleh-oleh menjadi kebutuhan utama saat kembali ke daerah asal," ucapnya.
Dia menyebut, tren ini memberikan optimisme terhadap sektor ritel di DIY. Meskipun karakteristik kunjungan pada setiap momen libur tetap berbeda.
"Yang jelas, long weekend seperti libur Paskah kemarin menjadi momentum penting bagi pusat perbelanjaan untuk kembali menghidupkan traffic dan meningkatkan transaksi," pungkasnya. (tyo)
Editor : Sevtia Eka Novarita