Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian dalam peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-12 ponpes.
Pengasuh Ponpes Ulul Albab Balirejo Yogyakarta K.H Ahmad Yubaidi mengatakan, khitan massal gratis tersebut diikuti setidaknya 30 anak.
Para peserta khitan juga diberi bingkisan berupa baju, kopiah, sarung, serta uang saku.
Yubaidi menyampaikan, bahwa kegiatan khitan massal itu dapat terselenggara karena dukungan dari para donatur.
Bahkan berkat bantuan tersebut pula, khitan massal gratis bisa diselenggarakan secara rutin dua kali dalam setahun.
Dalam kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu (20/4/2025) anak-anak nampak antusias mengikuti kegiatan khitan massal. Para peserta pun diajak bergembira dengan games dan bernyanyi lagu anak-anak.
“Kegiatan ini tahun yang kedelapan, sehingga kalau dihitung berarti khitan massal sudah rutin kami laksanakan rutin 16 kali, bahkan lebih,” ujar Yubaidi saat ditemui, Minggu (20/4/2025).
Dia menyatakan, antusiasme masyarakat untuk mengikuti khitan massal gratis selalu tinggi.
Sehingga tidak jarang pengasuh ponpes pun membatasi kuota bagi calon peserta karena keterbatasan petugas khitan dan tempat.
Dalam pemilihan peserta khitan gratis tersebut, Yubaidi mengaku, panitia memang selalu memprioritaskannya kepada anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Namun demikian masyarakat umum yang ingin ikut tetap akan dilayani.
Selain memberikan manfaat bagi anak-anak, menurutnya khitan massal gratis itu juga menjadi salah satu program dari pengasuh ponpes untuk meningkatkan kemampuan santrinya.
Sebab para santri dilibatkan dalam kepanitiaan.
“Jadi tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat saja, namun di internal kami juga. Karena santri dilatih untuk mampu mengelola kegiatan, public speaking, hingga mengatur keuangan,” tandas Yubaidi. (inu)
Editor : Bahana.