JOGJA - Kegiatan olahraga kebugaran fisik mulai menjadi gaya hidup bagi perempuan perkotaan.
Hal itu pula yang kemudian mendorong tumbuhnya gym atau fasilitas olahraga khusus perempuan di Kota Jogja.
Seorang perempuan pegiat olahraga Aulia Nathania mengatakan, dirinya menggemari olahraga kebugaran sebagai salah satu menjaga kesehatan tubuh.
Namun dia mengaku sering minder karena fasilitas gym cenderung didominasi oleh pria.
Oleh karena itu, gym khusus wanita menurutnya perlu terus tumbuh dan hadir untuk memfasilitasi perempuan-perempuan yang ingin berolahraga. Sebab dengan gym khusus membuat kaum hawa menjadi lebih nyaman.
“Biasanya gym itu campur dengan laki-laki. Namun dengan gym khusus wanita membuat kami nyaman, rileks dan pede,” ujar Aulia saat ditemui, Minggu (20/4/2025).
Hal itu pun diamini oleh Anisti Arika, perempuan ini juga merasa gym khusus wanita membuat dirinya lebih bebas untuk berolahraga.
Terlebih ketika melakukan gerakan-gerakan fisik tertentu.
Dia menilai, gym khusus wanita memang sudah seharusnya disediakan agar perempuan tidak lagi minder untuk berolahraga.
Sebab, sejatinya masih banyak perempuan yang ingin berolahraga namun kurang nyaman dengan gym yang masih campur.
“Tentunya dengan gym khusus perempuan membuat kami lebih bebas, tidak minder lagi,” terang Anisti.
Menjawab fenomena tersebut, salah satu penyedia gym khusus wanita pun membuka cabang baru di XT Square.
Founder WZone Gym Zulmi Azhar memang berkomitmen menyediakan privasi bagi perempuan untuk berolahraga.
Sebab diketahui, gym campur tidak jarang membuat perempuan risih dan enggan untuk berolahraga.
Dia menyatakan, bahwa pemilihan cabang baru di XT Square juga dikarenakan lokasinya yang representatif karena berada di tengah kota.
Sehingga harapannya dapat memfasilitasi perempuan-perempuan memulai gaya hidup berolahraga.
“Privasi bagi perempuan merupakan hal yang sangat kami hargai. Sehingga staf, karyawan, trainer semua perempuan dan tidak ada laki-laki di area gym-nya,” terangnya. (inu/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita