SLEMAN – PT Geo Santara Indo menunjukkan komitmennya terhadap masyarakat melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) bertajuk Program CSR Geo Berbagi.
Kegiatan ini dilaksanakan di Kapel Santo Yusuf Sendangsari, Kapanewon Minggir, Sleman, pada Rabu (16/4/2025). Bantuan yang diberikan berupa sejumlah uang tunai kepada pihak kapel.
Direktur Utama PT Geo Santara Indo, Yoseph Galih Gunawan mengatakan, program CSR ini merupakan kegiatan rutin bulanan sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat.
Kegiatan CSR yang dilakukan meliputi berbagai bentuk donasi.
“Baik ke panti asuhan, tempat ibadah, maupun bantuan berupa jasa dan layanan dari perusahaan," katanya, Rabu (16/4/2025).
Galih berharap, melalui program ini, PT Geo Santara Indo dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Serta turut andil dalam membantu menyelesaikan permasalahan sosial di lingkungan sekitar.
“Bisa berperan dalam membantu menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di masyarakat,” ujarnya.
Melalui program ini, perusahaan berupaya memperkuat ikatan sosial di tingkat lokal dengan membangun kemitraan bersama pemerintah desa, lembaga swadaya masyarakat, dan tokoh komunitas.
Program ini juga menitikberatkan pada pelestarian lingkungan, seperti pengusahaan air bersih dengan mengadakan program sumbangan alat-alat atau proyek pembuatan sumur bor demi kesejahteraan masyarakat.
Program CSR Geo Berbagi menargetkan daerah-daerah yang berpotensi mengalami permasalahan kebutuhan sumber daya air bersih.
Tokoh umat Kapel Santo Yusuf Sendangsari, Cosmas Damianus Basuki mengapresiasi bantuan yang diberikan PT Geo Santara Indo.
Dia mengatakan, bantuan uang yang diberikan sangat membantu dalam proses pelunasan tanah seluas 400 meter persegi di sisi timur bangunan utama kapel.
"Tanah ini sebenarnya sudah lunas dibeli dari warga, namun pembayarannya menggunakan dana iuran dari umat. Bantuan ini akan kami gunakan untuk mengembalikan uang umat yang dulu telah dipakai untuk membayar tanah," jelas Basuki.
Lebih lanjut, dia menyebut bahwa tanah yang baru lunas tersebut akan sangat bermanfaat bagi pengembangan fasilitas gereja yang kini semakin ramai.
Sebab, jumlah umat terus bertambah, sedangkan kapasitas ruang ibadah terbatas.
“Tanah tambahan ini akan sangat membantu terutama saat perayaan besar seperti Paskah dan Natal," tambahnya.
Basuki berharap bantuan ini menjadi langkah awal untuk pemenuhan kebutuhan gereja secara lebih lengkap ke depannya.
Setidaknya dengan adanya bantuan ini, gereja sudah memiliki inventarisasi tanah. “Ke depan kelengkapan yang lain akan lebih terpenuhi,” harapnya. (tyo)
Editor : Bahana.