Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Serahkan Gerobak di Kampung Ketanggungan Wirobrajan, Ini Komitmen Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo Mewujudkan Jogja Terbebas dari Sampah

Iwan Nurwanto • Selasa, 15 April 2025 | 15:29 WIB
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo saat menyerahkan gerobak sampah kepada perwakilan warga Kampung Ketanggungan, Wirobrajan pada Selasa (15/4/2025).
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo saat menyerahkan gerobak sampah kepada perwakilan warga Kampung Ketanggungan, Wirobrajan pada Selasa (15/4/2025).

JOGJA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja resmi menyerahkan bantuan berupa gerobak sampah untuk warga RW.08 dan RW.09 Ketanggungan, Wirobrajan. Kegiatan tersebut dilakukan secara simbolis di Masjid Al Baroqah Warrohmah pada Selasa (15/4/2025). 

Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo mengatakan, penyerahan gerobak tersebut sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang sudah berinisiatif untuk mengelola sampahnya. Sekaligus menjawab keluhan warga di RW.08 dan 09 Ketanggungan yang sebelumnya melapor karena tidak adanya penggerobak di wilayah tersebut.

Menurut Hasto, distribusi gerobak sampah tersebut tidak hanya berhenti di Kampung Ketanggungan saja. Sebab berdasar laporan dari masyarakat, masih ada 38 gerobak sampah di Kota Jogja yang kondisinya memprihatinkan.

Kemudian di bulan Juli nanti, pemkot juga berencana membeli 600 unit gerobak sampah untuk masing-masing RW di Kota Jogja. Adapun anggaran pembelian gerobak sampah itu berasal dari pengalihan anggaran mobil dinas yang sebelumnya telah dibatalkan.

“Pada bulan Juli ini semua RW akan saya belikan gerobak sampah satu untuk backup. Mobil dinas saya mungkin harganya bisa Rp. 3 miliar itu kalau dengan pak wakil,” ujar Hasto seusai penyerahan gerobak sampah, Selasa (15/4/2025).

Mantan Bupati Kulonprogo periode 2011-2019 itu menambahkan, selain memastikan seluruh RW di Kota Jogja memiliki gerobak sampah. Pihaknya juga berusaha agar semua wilayah juga tersedia personil penggerobak atau transporter.

Hasto mengungkap, sampai saat ini tercatat sudah ada 1.136 penggerobak yang sudah bekerjasama dengan pemkot. Kalaupun masih ada wilayah yang belum memiliki penggerobak, nantinya pemkot akan meminta kerjasama dengan kelurahan lain.

Dia pun optimistis, pada minggu ketiga bulan April ini seluruh depo di Kota Jogja sudah bersih dari sampah. Sehingga pemkot pun tinggal mengupayakan sosialisasi untuk mengubah perilaku masyarakat agar mau mengelola sampahnya secara mandiri.

“Saya sebentar lagi akan MOU dengan semua perguruan tinggi untuk satu kampung itu didampingi satu apa perguruan tinggi, nanti program wajibnya adalah kesehatan lingkungan dan kebersihan lingkungan” tegas Hasto.

Sementara itu, Ketua RT.44, RW.09 yang juga Koordinator Sampah Kampung Ketanggungan Supriadi mengaku, selama ini wilayahnya memang belum memiliki penggerobak. Sehingga dia pun mendapatkan solusi dari wali kota berupa penggrobak yang didatangkan dari wilayah lain.

Menurut Supriadi, selama belum memiliki penggerobak, masyarakat melakukan pembuangan sampah secara kolektif dan mandiri ke depo sesuai izin yang diberikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Dia pun berharap agar segera ada penggrobak yang bersedia di wilayah Kampung Ketanggungan.

“Jadi jangan sampai warga itu membakar sampah atau membuang sampah di sembarang tempat,” katanya. (inu)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Kota Jogja #Penggerobak Sampah #Ketanggungan #bebas sampah #hasto wardoyo #penggerobak #Wali Kota Jogja #Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo #Gerobak Sampah