Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Setelah 14 Tahun Mati Suri, Kejurkot PDBI Kota Jogja Siap Digelar Kembali

Adib Lazwar Irkhami • Senin, 14 April 2025 | 04:45 WIB

 

 

 

 

Perwakilan pelatih tim peserta Kejurkot Drum Band Se-Kota Jogja foto bersama usai menggelar pertemuan teknik di Aula KONI Kota Jogja, Minggu (13/4/2025).
Perwakilan pelatih tim peserta Kejurkot Drum Band Se-Kota Jogja foto bersama usai menggelar pertemuan teknik di Aula KONI Kota Jogja, Minggu (13/4/2025).

JOGJA - Kejuaraan Kota (Kejurkot) Drum Band Se-Kota Jogja bakal kembali digelar oleh Pengurus Kota (Pengkot) Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Yogyakarta tahun 2025 ini.

Setelah mati suri selama 14 tahun sejak terakhir kali digelar tahun 2011 silam, kegiatan untuk program pembinaan bibit-bibit atlet muda itu segera kembali digulirkan secara mandiri.

Ketua Panitia Kejurkot Drum Band Kota Jogja Ridwan Hasyim Effendi menjelaskan, kejurkot yang sempat absen 14 tahun itu memang akan kembali dilaksanakan demi melakukan pembinaan berkelanjutan pada atlet drum band di Kota Jogja.

Tahun ini, Kejurkot rencananya diselenggarakan di Gedung Ganesha APMD Yogyakarta Jumat (18/4/2025) mendatang.

Selain itu, pada Kejurkot kali ini Pengkot PDBI Kota Jogja akan melombakan mata lomba konser yang terbagi dalam beberapa klasemen.

Mulai klasemen pemula, klasemen lanjutan, dan klasemen utama. Pada pelaksanaan kali ini, total ada 21 tim dari sejumlah sekolah di Kota Jogja yang akan ambil bagian.

“Bagi yang juara di Kejurkot kali ini, kami akan bantu pembinaan untuk maju di Kejurda 2025 yang diselenggarakan Pengda PDBI DIY,” ucap Ridwan Minggu (13/4/2025).

Ridwan juga menjelaskan, tujuan kembalinya digelar Kejurkot PDBI Kota Jogja kali ini juga merupakan upaya untuk kembali menggelorakan semangat pembinaan dan latihan atlet-atlet usia pelajar di Kota Jogja.

Pengkot PDBI sendiri merasa olahraga drum band di Kota Jogja sendiri sudah mulai menghilang.

“Utamanya untuk kelompok senior, yakni pelajar SMP dan SMA,” ungkap pria yang juga menjabat kabid Prestasi PDBI Kota Jogja itu.

 Baca Juga: Tantangan PT Makin Berat,  Rektor UWM Jogja Berpesan kepada Wisudawan Harus Proaktif Ciptakan Lapangan Kerja

Menurut Ridwan, untuk saat ini Pengkot PDBI Kota Jogja telah berkomitmen membawa Kejurkot sebagai sarana persiapan menuju Kejurda Drum Band DIY Mei mendatang.

Dengan adanya Kejurkot sebagai persiapan menuju Kejurda, harapannya roda pembinaan dan prestasi atlet bisa terus berjalan dan akan memunculkan bibit-bibit atlet untuk event lebih tinggi lainnya seperti Porda dan PON.

Tak hanya itu, Ridwan juga berkeyakinan Kejurkot kali ini akan dapat digelar secara rutin di setiap tahunnya.

Sebab Pengkot PDBI Kota Jogja telah berkomitmen bakal bisa meraih prestasi yang maksimal di ajang-ajang tingkat DIY atau bahkan nasional.

 “Salah satunya adalah dengan pembinaan berkelanjutan melalui Kejurkot ini. Nantinya kami bisa mengulangi prestasi juara umum Porda DIY yang sebelumnya pernah kami raih pada tahun 2013 dan 2019,” lontarnya.

Sementara Ketum Pengkot PDBI Kota Jogja M Ali Fahmi mengatakan, adanya Kejurkot ini merupakan sinergi dari program yang telah direncanakan dengan Pengda PDBI DIY yang mewajibkan setiap Pengkab/Pengkot PDBI Se-DIY untuk dapat menggelar kejuaraan.

“Dengan mata lomba yang disesuaikan Kejurda, harapannya juara dari Kejurkot/Kejurkab bisa berlomba melanjutkan ke jenjang DIY,” tegasnya. (ayu/laz)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#atlet muda #drum band #Kejurkot #Pengkot PDBI Yogyakarta #atlet drum band