JOGJA - Permasalahan sampah liar yang masih tampak di Kota Jogja menjadi perhatian bagi Anggota Komisi A DPRD Kota Jogja Agus Trianto. Legislatif yang berangkat dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini, mendorong agar pemerintah kota (pemkot) bisa lebih tegas terhadap para pelakunya.
Agus mengatakan, sebagai mitra Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jogja, pihaknya mendorong agar ada tindakan tegas terhadap para pelaku pembuang sampah liar. Sebab aktivitas sampah liar tidak jarang mengganggu aktivitas masyarakat dan tentu sangat berdampak pada berkurangnya estetika keindahan kota.
Namun meskipun tegas, Agus ingin agar tindakan yang dilakukan petugas dapat terukur. Serta lebih mengedepankan upaya-upaya humanis.
Anggota legislatif yang berangkat dari Dapil 1 Kota Jogja ini menilai, adanya tindakan tegas kepada pelaku pembuangan sampah liar tentu akan berdampak pada semakin tertibnya masyarakat. Sehingga dapat menyukseskan program pengelolaan sampah yang sudah disusun selama masa kepemimpinan Hasto Wardoyo.
“Perda sudah ada, jadi tidak ada alasan lagi untuk tidak menindak tegas. Kami mendorong pemkot melalui Satpol PP, untuk lebih aktif melakukan pengawasan dan penindakan di lapangan,” desaknya Jumat (11/4).
Menurutnya, operasi tangkap tangan (OTT) dan penegakan sanksi yustisi harus digencarkan. Sehingga memberikan efek jera.
Terkait dengan langkah-langkah yang sudah dilakukan, Agus mengapresiasi program posko darurat sampah yang sudah didirikan pada beberapa titik. Hal tersebut cukup efektif untuk menekan sampah liar. Walaupun sampah liar memang masih ditemukan pada beberapa titik.
Selain penindakan, DPRD juga mendorong pemkot untuk terus mengoptimalisasi program pengelolaan sampah dari rumah ke rumah melalui transporter. Agus optimistis, kebijakan tersebut akan mengurangi potensi pembuangan sampah liar karena sampah diangkut langsung dari sumbernya.
Dia berharap, dengan adanya tindakan tegas dari pemkot, kesadaran masyarakat akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya akan meningkat. Sehingga Kota Jogja dapat terbebas dari permasalahan sampah liar.
"Kami akan terus mendorong semua kelurahan untuk menerapkan program penjemputan sampah. Dengan demikian, bisa dipetakan jenis sampah yang dihasilkan masyarakat dan merumuskan penanganan yang lebih tepat," beber Agus. (*/inu/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita