Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tempat Parkir Andong di Malioboro Dicuci dengan Sabun, Wacanakan Pampers Jaran

Agung Dwi Prakoso • Kamis, 10 April 2025 | 03:23 WIB

Petugas melakukan penyemprotan di tempat parkit andong di Malioboro
Petugas melakukan penyemprotan di tempat parkit andong di Malioboro


JOGJA - UPT Pengelola Kawasan Cagar Budaya (PKCB) mulai membersihkan titik-titik Jalan Malioboro yang dikeluhkan bau pesing, Rabu (9/4). Upaya tersebut dilakukan agar ke depan wisatawan lebih nyaman berkunjung ke Malioboro.

Kepala UPT PKCB Kota Jogja Ekwanto mengatakan, telah melakukan penyemprotan rutin setiap hari oleh petugas kebersihan. Namun karena banyak informasi yang beredar terkait keluhan wisatawan, pembersihan total pun dilakukan. "Kami bersihkan lagi dengan sabun supaya benar-benar clear area tersebut," tuturnya.

Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo menyebut, bau pesing dan tidak sedap di area Jalan Malioboro berasal dari kotoran dan kencing kuda andong yang berceceran. "Ternyata itu bukan kencingnya manusia ya tapi kencingnya jaran (kuda)," ujar Hasto.

Ia telah berkoordinasi dengan dinas terkait diantaranya UPT Pengelola Kawasan Cagar Budaya Kota Jogja untuk melakukan pembenahan wadah kotoran kuda yang terpasang di setiap andong. Menurutnya, kotoran dan kencing kuda masih bisa berceceran apabila wadah yang digunakan tidak layak.

"Tadi saya udah dikirimin foto-fotonya itu. Tadah (wadah) kotorannya jaran kayak apa, loh pantesan wong mempret-mempret (berceceran) kok," tuturnya.

Baca Juga: Daftar Komite Eksekutif Ke-55 Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan, Jabatan Shin Tae-yong dan Park Hang-Seo Jadi Sorotan

Menurutnya masih banyak wadah kotoran yang kurang layak, sehingga kotoran dan kencing berceceran di beberapa titik lokasi. Melihat hal tersebut, ia kemudian memikirkan kemungkinan pemasangan popok pada kuda andong.

"Kalau yang betina kan kencing dan kotoran jadi satu dalam wadah, namun masih berceceran, bagaimana enggak pesing. Wong kayak gitu," terangnya.

Menurutnya untuk menanggulangi permasalahan tersebut, salah satu langkah awal yang harus dilakukan adalah mendata jenis kelamin kuda andong. Hal itu untuk menentukan wadah kotoran dan kencing yang pas agar tidak berceceran. "Kecuali dipasang kateter, Kalau menurut saya ya mungkin lebih mudah kontrol yang betina itu," jelasnya.(oso/pra)

Editor : Heru Pratomo
#UPT Pengelolaan Cagar Budaya Malioboro #bau pesing #pampers kuda #Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo #Andong #Malioboro