Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sudah Sejahtera Tapi Masih Dapat Bansos, Dinsos DIY Bakal Keluarkan 8.000 Penerima PKH: 'Sudah Mampu Harus Digraduasi'

Agung Dwi Prakoso • Selasa, 8 April 2025 | 03:53 WIB

 

DIDATA: Petugas melakukan asesmen seorang KPM PKH calon penerima bantuan RST (rumah sejahtera terpadu) di Kalurahan Candirejo, Kapanewon belum lama ini. 
DIDATA: Petugas melakukan asesmen seorang KPM PKH calon penerima bantuan RST (rumah sejahtera terpadu) di Kalurahan Candirejo, Kapanewon belum lama ini. 

JOGJA - Dinas Sosial (Dinsos) DIY mengusulkan sebanyak 8 ribu penerima manfaat bantuan sosial (bansos) program keluarga harapan (PKH) diakhiri kepesertaannya. Menurutnya daftar penerima tersebut sudah lebih sejahtera dan akan digantikan dengan penerima manfaat baru.

"Kalau memang dia sudah tidak layak dapat PKH, seharusnya kan mengundurkan diri, tapi kan kenyataannya tidak semudah itu. Kami berharap masyarakat itu jujur," ujar Kepala Dinsos DIY Endang Patmintarsih saat dikonfirmasi, Senin (7/4/2025).

Ia menilai masyarakat membutuhkan edukasi terkait dengan mentalitas yang selama ini masih sering ditemukan yakni kaitannya dengan banyak masyarakat yang sebenarnya mampu namun masih mengharapkan bansos.

Melihat banyak penerima yang sudah mampu bahkan sudah ada yang mempunyai usaha kecil, ia kemudian memutuskan untuk melakukan graduasi.

"Ini yang harus kita putus. Sekarang saya harus galak dengan itu. Memang kami paksa untuk graduasi, memang sudah mampu, sudah punya usaha, sudah punya pekerjaan, ya harus digraduasikan," tuturnya.

Ia belum menjawab secara detail kapan realisasi dari rencana graduasi penerima manfaat PKH. Saat ini pihaknya masih menunggu Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DT-SEN) dari Badan Pusat Statistik (BPS).

 Baca Juga: Warga Dukun Magelang Ditemukan di Boyolali, Kesulitan Tim SAR karena Introvert Dipanggil malah Menghindar

"Sampai saat ini data itu belum kami dapatkan. Ini kami masih menunggu," terangnya.

Program PKH telah diadakan sejak tahun 2007. Terdapat empat komponen yang menjadi sasaran manfaat, mulai dari ibu hamil, balita dan anak-anak hingga disabilitas dan lansia.

Menurutnya, karena lebih dari 15 tahun program tersebut bergulir, harusnya permasalahan kemiskinan berkurang.

"Nah, ini kami dengan pendamping PKH, ini baru mengevaluasi bagaimana sih kondisi penerima Program PKH ini," tandasnya.

 Baca Juga: Tak Diakui Cagar Budaya oleh Magelang, Jembatan Duwet di Perbatasan DIY-Jateng Tidak Bisa Direnovasi

Dari hasil evaluasi tersebut, ia menyimpulkan sudah banyak penerima manfaat yang sudah seharusnya dikeluarkan. Khususnya penerima yang sudah belerja maupun mempunyai usaha kecil-kecilan.

"Kami ada mengusulkan tuh sekitar 8.000-an untuk PKH itu kami graduasikan," tegasnya. (oso)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#program PKH #Bantuan Sosial #graduasi #program keluarga harapan #penerima manfaat #Dinsos DIY #bansos