JOGJA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta meminta masyarakat untuk waspada terhadap potensi cuaca ekstrim untuk beberapa hari kedepan. Pasalnya, terpantau ada tiga siklon tropis yang mengepung wilayah DIY.
Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Yogyakarta Warjono mengatakan, kehadiran tiga siklon tersebut memang dapat berpengaruh terhadap kondisi cuaca di DIY. Oleh karena itu, dia pun meminta agar masyarakat mewaspadai berbagai potensi cuaca ekstrim.
Misalnya seperti hujan lebat yang dapat disertai angin kencang yang dapat mengakibatkan bencana hidrometeorologi. Seperti banjir, tanah longsor, hingga pohon tumban.
“Kami meminta agar masyarakat waspada terhadap potensi cuaca ekstrim,” ujar Warjono saat dikonfirmasi, Sabtu (29/3/2025).
Adapun tiga siklon itu yang mengepung DIY itu meliputi siklon tropis Courtney yang terpantau berada di Samudra Hindia barat daya Banten. Pusat sirkulasi siklon tersebut berada di koordinat sekitar 17.3"LS, 94.4°BT atau 1730 kilometer sebelah selatan barat daya Bengkulu. Siklon tersebut dapat memiliki kecepatan angin maksimum 95 knot (175 km/jam dan tekanan minimum sekitar 952 hPa.
Kemudian ada siklon tropis Dianne yang terpantau berada di perairan utara Kimberley, Australia Barat. Siklon tersebut memiliki kecepatan angin maksimum 40 knot (75 km/jam) dan tekanan udara minimum sekitar 952 hPa.
Warjono mengungkap, untuk kecepatan angin maksimum siklon tropis Dianne mulai mengalami penurunan. Sehingga masuk kategori low pressure dengan pergerakannya menjauhi wilayah Indonesia ke arah selatan.
Dia menambahkan, bahwa pihaknya juga mendeteksi adanya bibit siklon baru. Yakni siklon tropis 93S yang teridentifikasi di Samudra Hindia sebelah barat daya Pulau Timor. Siklon tersebut memiliki kecepatan angin maksimum 35 knot (65 kilometer/jam) dan tekanan udara minimum sekitar 993 hPa.
“Secara umum potensi bibit siklon tropis 935 menjadi siklon tropis dalam 24-72 jam kedepan, dengan kategori rendah-sedang,” terang Warjono.
Warjono menyatakan, bahwa kehadiran tiga siklon tersebut dapat berpengaruh terhadap kondisi cuaca di Yogyakarta. Misalnya seperti hujan deras dengan intensitas cukup lama yang terjadi pada Jumat (28/3/2025) malam.
Kondisi cuaca seperti itu juga dapat terjadi selama masa libur panjang Idul Fitri tahun ini. Sehingga, dia pun meminta agar masyarakat dan wisatawan untuk waspada terhadap berbagai potensi bencana hidrometeorologi untuk beberapa kedepan.
“Iya perlu diwaspadai (pengaruh tiga siklon terhadap potensi bencana) biasanya sampai tiga hari kedepan,” tandas Warjono. (inu)
Editor : Iwa Ikhwanudin