JOGJA - Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah Provinsi DIY menyatakan seluruh jalan nasional di DIY aman dilewati pemudik.
Khususnya ruas jalan Janti-Prambanan sebagai jalan utama keluar exit tol Prambanan-Tamanmartani.
"Jalan nasional Janti-Prambanan sepanjang 10,07 km saat ini dalam kondisi mantap 100 persen," ujar Kepala Satker PJN DIY Tiara Sita saat dikonfirmasi Kamis (27/3/2025).
Menyambut Lebaran, pihaknya melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian, dinas perhubungan, pemeintah daerah, Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD).
Terdapat rencana rekayasa lalu lintas dengan penutupan pada beberara u-turn dan simpang apabila terdapat kepadatan saat mudik Lebaran.
"U-turn SD Kanisius Kalasan, u-turn simpang 3 SPBU Kalasan, dan di Simpang 3 Bogem," tuturnya.
Menyambut mudik Lebaran, pihaknya juga telah melaksanakan penanganan pengerasan jalan satu lapis atau mill dan inlay.
Kemudian penambalan lubang, pengendalian tanaman dan pembersihan drainase atau saluran. "Beberapa titik ruas jalan juga dilakukan pengecatan kerb," terangnya.
Secara keseluruhan, kesiapan ruas jalan nasional di DIY saat ini mencapai 98,65 persen. Semua ruas jalan sudah berstatus zero pot hole atau tidak ada lubang.
"Tim dan peralatan disaster relief unit (DRU) termasuk untuk penambalan lubang (patching) stand by apabila terdapat lubang baru," jelasnya.
Satker PJN Wilayah DIY juga telah memetakan beberapa ruas jalan yang berpotensi padat kendaraan saat masa mudik Lebaran.
Exit tol fungsional Tamanmartani telah dibuka sehingga terdapat potensi kepadatan di ruas Janti-Prambanan.
"Beberapa simpang di sepanjang Jalan Padjajaran dan Jalan Siliwangi (Ring Road/Arteri Utara) dan simpang di sepanjang Jalan Magelang," tuturnya. (oso/laz)
Editor : Winda Atika Ira Puspita