JOGJA - Dinas Perhubungan (Dishub) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar ramp check masa angkutan lebaran 2025.
Selama hampir satu bulan ratusan armada bus tekah dicek dan belasan dinyatakan tidak laik jalan atau diberikan catatan.
Ramp check diselenggarakan mulai 3-25 Maret 2025 di beberapa tempat seperti beberapa garasi bus dan yang terbanyak di Terminal Tipe A (TTA) Giwangan Jogja.
Agenda tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan kendaraan masa angkutan lebaran sebagai upaya antisipasi kecelakaan.
Kepala Bidang Pengendalian Operasional Dishub DIY Sumariyoto mengatakan tim yang bertugas akan mengecek kondisi fisik bus, lampu utama, sen, rem, wiper, ban, dan bagian lainnya.
Kelengkapan administratif seperti lampiran hasil uji KIR, SIM milik pengemudi, STNK, Buku Uji, dan Ijin Trayek juga akan cek memastikan kelengkapannya.
"Garasi Bus PO Alfa Trans Jaya Abadi 10 bus kondisinya baik," ujarnya.
Pada 10 Maret, pengecekan bergeser ke Garasi PO PT Gelis Gedhe Maju Mandiri di daerah Imogiri, Bantul.
Sebanyak 10 armada telah dicek, empat di antaranya diberi catatan.
"Dua bus jumlah tempat duduk tidak sesuai, dua lainnya sedang perpanjang Kartu Pengawasan (KPS)," tuturnya.
Pengecekan bergeser lagi di TTA Giwangan.
Di lokasi tersebut Dishub DIY melakukan pengecakan sebanyak 135 bus armada.
Berarti jika digabung ada 155 bus yang dicek dalam rentang waktu 3-25 Maret 2025.
Dari data yang didapat, pengecekan tanggal 13 Maret total sebanyak 25 armada.
Tanggal 14 Maret 10 armada dan tiga diantaranya mendapatkan catatan karena jumlah kursi tidak sesuai.
Terbanyak di tanggal 19 Maret.
Petugas melakukan pengecekan 29 armada.
Sebanyak 29 armada yang dicek.
Satu armada dari PT KARYA JASA TRANSPORT dengan nopol AB 7809 AS mendapat peringatan karena kondisi lampu mundur kanan mati.
Nopol AB 7805 AS juga mendapat peringatan karena pemecah kaca hanya satu dan APAR kadaluwarsa.
Nopol AB 7871 AS mendapatkan peringatan lampu mundur kanan mati.
Satu armada bus dari PT NETRA SETYA WASKITA dengan nopol AD 7382 OA kondisi lampu belakang mati karena konslet.
Selanjutnya dua bus dari PT CITRA ADI LANCAR dengan nopol AB 7023 AW dan AB 7037 AW mendapat peringatan karena lampu mundur mati, APAR kadaluwarsa, pintu darurat terhalang, ban belakang kanan kiri aus dan satu bus wiper mati.
"Banyak ditemukan jumlah kursi yang tidak sesuai dengan kapasitas bus dan beberapa lampu yang mati," terangnya.
Untuk memastikan kondisi bus yang akan dikendarai layak, masyarakat juga bisa ikut memantau hasil ramp check secara online.
Aplikasi Mitra Darat dari Kementerian Perhubungan bisa diakses secara mandiri.
"Tinggal masukin nomor kendaraan nanti muncul status bus itu laik atau tidak," terangnya. (oso)
Editor : Iwa Ikhwanudin