Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Quran Learning Center Ajari Baca Alquran lewat Bahasa Isyarat, Menyasar Para Guru SLB dan Penyandang Tunarungu

Fahmi Fahriza • Rabu, 26 Maret 2025 | 04:20 WIB

 

 

SEMANGAT: Pelatihan membaca Alquran dengan bahasa isyarat yang diinisiasi PT Insight Investments Management bersama Qur
SEMANGAT: Pelatihan membaca Alquran dengan bahasa isyarat yang diinisiasi PT Insight Investments Management bersama Qur

JOGJA - Fasilitasi dan pendampingan bagi penyandang tunarungu dan guru sekolah luar biasa (SLB) untuk bisa memahami Alquran, dilakukan oleh PT Insight Investments Management bersama Quran Learning Center Jogjakarta. Acara ini berlangsung di Gedung Executive Tahfizh Center.

"Kami adakan training of trainer (ToT) Quran Isyarat, bertajuk Raih Syafaat lewat Isyarat," kata Kepala Quran Learning Center Jogjakarta Ustad Yadi Iryadi Selasa (25/3).

Yadi menerangkan, kegiatan ini untuk memberi pelatihan intensif kepada penyandang tunarungu dan guru SLB. Ini agar mereka bisa memahami dan mengajarkan Alquran melalui bahasa isyarat kepada para disabilitas atau penyandang tunarungu lainnya.

"Siapapun kita, Alquran itu pedoman. Dan akses Alquran itu bagi semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas," paparnya.

Yadi berujar kegiatan ini tidak hanya memberi pelatihan teknis dalam penyampaian ayat-ayat suci menggunakan bahasa isyarat, tapi juga membangun kesadaran akan inklusivitas pendidikan Islam.  "Sehingga mereka bisa lebih dekat dengan kitab suci dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari," tuturnya.

Disebutkan, para peserta mendapatkan materi tentang metode isyarat dalam membaca Alquran, strategi pengajaran bagi siswa tunarungu, serta praktik langsung dalam kelompok kecil.

"Lewat ToT Quran isyarat ini, semoga makin banyak guru dan pendamping yang terampil mengajarkan Alquran bagi penyandang disabilitas," harapnya.

Sementara itu, perwakilan guru SLB Qatrunnada Tistika Enggar Pratiwi menyampaikan, ia termotivasi mempelajari Qur'an Isyarat agar dapat mengajarkan murid-muridnya membaca Alquran.

"Awalnya terasa sulit, namun semakin dipelajari saya semakin bisa. Dalam TOT ini, saya takjub melihat semangat teman tuli dalam belajar," serunya.

Tistika menyampaikan, Quran Isyarat tidak sesulit yang dibayangkan dan sangat menyenangkan. Harapannya, Quran Isyarat dapat diakses oleh semua guru SLB dan teman tuli di Indonesia.

Penuturan lain datang dari pengajar TPQ Nur Aini, Nur Khasna. Ia mengaku belajar Alquran Isyarat agar bisa mengajarkan anak didik tunarungu.

"Saya merasa punya tanggung jawab besar untuk berbagi ilmu ini. Semangat teman tuli memotivasi saya lebih banyak berkontribusi. Semoga Quran Isyarat makin bermanfaat bagi muslim tuli di Indonesia," tandasnya. (iza/laz)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#training of trainer (ToT) #penyandang #Quran #TPQ #Quran Learning Center #isyarat #tunarungu #Alquran #Guru #pendampingan #Inklusivitas #sekolah luar biasa (slb) #Jogjakarta #Pendidikan Islam