JOGJA - Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta menyelenggarakan Apel Gelar Pasukan Posko Angkutan Lebaran di Halaman Timur Stasiun Tugu, Senin (24/3/2025).
Sebanyak 730 petugas keamanan dan ketertiban disiapkan untuk berjaga selama masa angkutan lebaran.
"Posko Angkutan Lebaran 2025 mulai tanggal 24 Maret hingga 8 April 2025 atau selama 16 hari," ujar Direktur SDM & Umum KAI Rosma Handayani kepada awak media pasca acara apel pasukan, Senin (24/3/2025).
Masa angkutan lebaran telah berlangsung lebih awal yakni mulai 21 Maret hingga 11 April 2025.
Apel digelar serentak di seluruh daop di Indonesia.
Total 230 personel gabungan mengikuti acara di Daop 6 Yogyakarta.
Acara tersebut bertujuan untuk memastikan operasional perjalanan Kereta Api (KA) aman dan pelayananan optimal.
"Puncak arus mudik 28 Maret 2025 arus balik tanggal 6 April 2025," terangnya.
Ia menilai Stasiun Jogja termasuk lima stasiun tertinggi dari segi jumlah penumpang.
Jogja menempati urutan ke tiga setelah Stasiun Senen dan Gambir.
Baik kedatangan maupun keberangkatan.
"Melihat itu Jogja persiapannya harus luar biasa karena termasuk lima tertinggi," bebernya.
Secara nasional KAI mengoperasikan total 9.656 KA selama Angkutan Lebaran.
Terdiri dari 6.136 Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) dan 3.520 KA Lokal.
Hingga 23 Maret 2025, sebanyak 2,5 Juta tiket telah terjual atau 73% dari total kapasitas.
"Ada kenaikan 8 persen dari tahun lalu," tuturnya.
Executive Vice President Daop 6 Yogyakarta Bambang Respationo menambahkan terdapat 25 KA reguler dan 11 KA tambahan keberangkatan.
KA tambahan tersebut yakni tujuh KA Jarak Jauh, tiga KA Motis Tengah dan satu KA Wisata Java Priority.
"Kami juga menambah 26 personel ekstra yang terdiri dari 13 petugas pemeriksa jalur dan 13 petugas penjaga pintu perlintasan ekstra," ujarnya.
Tak hanya itu, Daop 6 menyiapkan 730 tenaga kemanan dan ketertiban yang terdiri dari 121 Polsuska, 520 security, serta 89 eksternal TNI/Polri.
Sebanyak 36 KA Jarak Jauh akan dioperasikan selama angkutan lebaran 2025.
Jumlah tersebut meningkat dibandingkan hari biasa yang hanya 25 KA.
"Petugas kebersihan, petugas Customer Services Mobile (CSM) sebanyak 28 personel, 23 petugas kesehatan, 6 pos posko kesehatan dan bekerjasama dengan 43 rumah sakit mitra," jelasnya. (oso)
Editor : Iwa Ikhwanudin