JOGJA - Kereta Api Indonesia (KAI) Commuter Line Wilayah 6 Jogja memprediksi terdapat kenaikan penumpang saat masa angkutan Lebaran.
Sebagai antisipasi membludaknya penumpang, empat perjalanan KRL ditambah.
"Khusus wilayah 6 Jogja, akan ada penambahan empat perjalanan KRL lintas Jogja-Palur," ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter Joni Martinus saat dikonfirmasi, Jumat (21/3/2025).
Joni menjelaskan, masa angkutan Lebaran tahun ini dimulai 21 Maret hingga 11 April. Dari semula total hanya 27 perjalanan, kali ini ditambah menjadi 31 perjalanan atau 10 jadwal perjalanan Commuter Line Prameks pada masa angkutan Lebaran.
"Jadi ada 22 hari masa angkutan Lebaran," tuturnya.
Provinsi Jawa Tengah diprediksi menjadi provinsi tujuan utama pemudik yang diperkirakan akan ada 23,3 juta orang atau sebesar 15,9 persen dari total pemudik di Indonesia.
“Jogjakarta dan Solo merupakan salah satu daerah tujuan pemudik dari Jakarta, Bandung, atau Surabaya pada Angkutan Lebaran 2025,” bebernya.
Rentang jam operasional Commuter Line Jogja-Palur pun akan lebih panjang. Mulai pukul 05.00 sampai dengan 22.35 untuk mengakomodasi dan memudahkan mobilisasi penumpang.
Menurut prediksinya terdapat kenaikan volume penumpang KRL masa angkutan Lebaran tahun ini sebanyak 6 persen.
"Artinya 547.987 orang, jika dibandingkan tahun lalu yang jumlahnya 516.574 orang," terangnya.
Sementara itu, untuk Commuter Line Prameks lebaran tahun lalu mencatat volume pengguna sebanyak 77.872 orang.
Sedangkan tahun ini prediksinya juga penambahan 6 persen atau sebanyak 82.625 orang.
Ia juga mencatat selama Februari, terdapat 688.00 penumpang KRL Jogja-Palur. Rinciannya 609 ribu pengguna KRL dan 72.000 pengguna prameks.
"Rata-rata perhari pengguna KRL ada sekitar 22.000 orang kalau Prameks 2.800 orang," jelasnya. (oso/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita