Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pemkot Jogja Gelar Lomba Kebersihan Antar Kelurahan, Berikut Indikator Penilaiannya

Iwan Nurwanto • Selasa, 18 Maret 2025 | 20:42 WIB
ADAKAN: Relawan Sahabat Ganjar daerah Kabupaten Magelang menyelenggarakan acara Jumat Bersih, diadakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran akan kebersihan lingkungan supaya semakin tinggi. (DOKUMENTASI SAHABAT GANJAR)
ADAKAN: Relawan Sahabat Ganjar daerah Kabupaten Magelang menyelenggarakan acara Jumat Bersih, diadakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran akan kebersihan lingkungan supaya semakin tinggi. (DOKUMENTASI SAHABAT GANJAR)

JOGJA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja melaksanakan lomba sekaligus kegiatan evaluasi kebersihan lingkungan kelurahan. Kegiatan tersebut menjadi salah satu program selama 100 hari kerja Hasto Wardoyo dan Wawan Harmawan sebagai kepala daerah dalam hal pengelolaan lingkungan di tingkat wilayah.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Jogja Yunianto Dwi Sutono mengatakan, kegiatan evaluasi kebersihan lingkungan kelurahan bertujuan untuk melihat wilayah mana saja yang sudah baik dalam hal pengelolaan lingkungan. Penilaiannya dilaksanakan dari tanggal 18 hingga 27 Maret 2025 di 45 kelurahan pada 14 kecamatan.

Menurut dia, penilaian terhadap titik kelurahan dalam lomba tersebut akan dilakukan secara acak dan/atau rekomendasi dari masyarakat. Kemudian untuk pemenang akan diumumkan paling cepat pada akhir Maret.

“Harapan kami sebelum akhir puasa sudah didapatkan juara kelurahan,” ujar Yunianto, Selasa (18/3/2025).

Kabag Tata Pemerintahan Kota Jogja Subarjilan menambahkan, penilaian dalam lomba kebersihan lingkungan itu akan melihat beberapa indikator. Meliputi pengelolaan sampah organik, pengelolaan sampah anorganik, inovasi pengelolaan sampah, partisipasi masyarakat/gotong-royong, dan kebersihan wilayah. 

Dia menyampaikan, bahwa selama masa penilaian pihaknya juga menyusun kesimpulan. Hasil dari kesimpulan tersebut lalu diberikan kepada kelurahan agar dapat menjadi rekomendasi untuk perbaikan serta menilai program yang sudah bagus.

“Mudah-mudahan kegiatan ini mampu membangun kesadaran masyarakat akan hidup bersih dan sehat, serta menjadikan kampung sebagai tolak ukur keberhasilan pembangunan kewilayahan”, terang Subarjilan. (inu)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Kota Jogja #Lomba Kebersihan #antar kelurahan