Kepala UPT Labkes Kota Jogja Prie Aka Mahdayati mengatakan, layanan e-booking tersebut sebenarnya sudah dapat digunakan sejak awal Februari 2025 lalu.
Melalui layanan itu dapat mempermudah masyarakat untuk menghubungi petugas jika ingin menggunakan fasilitas laboratorium.
Adapun caranya, masyarakat tinggal mengisi identitas diri seperti nama, nomor identitas (NIK), dan nomor WhatsApp yang dapat dihubungi di JSS.
Lalu petugas laboratorium akan menghubungi konsumen untuk mengkonfirmasi pemeriksaan yang diinginkan. Termasuk waktu pelaksanaan dan alur pengambilan sampel.
Baca Juga: Cegah Tindak Korupsi, Pemkab Sleman Berkomitmen Tingkatkan Capaian MCP
Menurut Mahdayati, dengan layanan itu masyarakat akan dipermudah, karena dapat mengetahui kapan sampel akan diambil.
Lalu apa saja yang diperlukan, kemudian informasi biaya secara transparan. Di sisi lain juga membuat petugas laboratorium lebih efisien dari segi waktu.
“Dengan sistem ini (e-booking) masyarakat dapat mempersiapkan sampel yang diperlukan, seperti air untuk pemeriksaan air minum,” ujar Mahdayati, Jumat (14/3/2025).
Meskipun sudah ada layanan e-booking, Mahdayati memastikan, UPT Labkes Kota Jogja tetap dapat memberikan pelayanan langsung atau tatap muka.
Melalui hal tersebut nantinya masyarakat dapat mendapatkan informasi tentang berbagai jenis layanan secara langsung.
Adapun jenis layanan yang bisa di akses oleh masyarakat meliputi pemeriksaan lingkungan seperti air minum dan makanan.
Kemudian juga layanan medis yang langsung ditangani oleh dokter. Seperti pemeriksaan umum hingga tes Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA)
“Kami berharap kedepan lebih banyak bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk BPJS, untuk memperluas akses layanan bagi masyarakat Kota Jogja,” terang Mahdayati.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja Emma Rahmi Aryani menyebut, sistem e-booking bertujuan untuk mempermudah akses masyarakat.
Khususnya dalam melakukan reservasi pemeriksaan laboratorium secara online.
Baca Juga: Wujud Pemerintah Hadir saat Kebutuhan Naik, Pemkot Magelang Salurkan Bantuan 10 Ton Beras
Menurut Emma, kehadiran sistem e-booking dapat membuat masyarakat lebih mudah melakukan pemeriksaan laboratorium tanpa perlu bolak-balik ke UPT.
Dikarenakan cukup dengan sekali pendaftaran, jadwal pemeriksaan sudah dapat diketahui. Sehingga tidak membuang-buang waktu.
“Dengan dukungan teknologi ini, diharapkan kualitas pelayanan kesehatan di Kota Jogja semakin meningkat,” katanya. (inu)