Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Rekam Lini Masa Perjalanan Gerakan Muhammadiyah Kotagede: 50 Karya Foto Dipamerkan, Tertua sejak 1928

Agung Dwi Prakoso • Senin, 10 Maret 2025 | 05:15 WIB
Pengunjung mengamati foto-foto yang dipajang dalam pameran foto Jejak Langkah Seabad Muhammadiyah Kotagede, di Between Two Gates, Kotagede, Kota Jogja, Minggu (9/3/2025).
Pengunjung mengamati foto-foto yang dipajang dalam pameran foto Jejak Langkah Seabad Muhammadiyah Kotagede, di Between Two Gates, Kotagede, Kota Jogja, Minggu (9/3/2025).

JOGJA - Pameran foto bertajuk “Jejak Langkah Seabad Muhammadiyah Kotagede” resmi dibuka di Between Two Gates, Purbayan, Kotagede, Jogja.

Pameran ini akan berlangsung setiap akhir pekan selama delapan kali di bulan Ramadan, menampilkan total 50 foto yang mencakup sejarah Muhammadiyah di Kotagede, mulai dari tahun 1920-an hingga era kini.

Kurator pameran Ahmad Yasin mengatakan, foto-foto yang dipamerkan dibagi dalam empat periode waktu, yaitu 1920-1945, 1946-1965, 1966-2000, dan 2000-2024.

“Penentuan tersebut berdasarkan foto-foto yang ditemukan dalam periode itu,” ujarnya Minggu (9/3/2025).

Foto-foto tersebut menggambarkan berbagai kegiatan organisasi Muhammadiyah di bidang pendidikan dan keagamaan. Sebagian besar karya berasal dari koleksi pribadi anggota Muhammadiyah di Kotagede.

"Kami sowan (mendatangi) langsung ataupun komunikasi lewat whatsapp untuk izinnya," katanya.

Beberapa foto di antaranya ditemukan melalui media sosial seperti Facebook, setelah panitia melakukan komunikasi dengan pemilik foto untuk meminta izin agar foto tersebut dapat dipamerkan.

Salah satunya, foto itu berasal dari keluarga pendiri PCM Kotagede, H Masyhudi.

Dan yang paling berkesan bagi kurator adalah foto arsip pembentukan PCM Kotagede pada 1928.

Foto itu memuat legalitas dari pendiri dan daftar tujuh orang pertama dari Kotagede yang bergabung dengan Muhammadiyah pusat.

"Dokumen itu sangat menarik, karena biasanya di daerah lain dokumen tersebut sulit ditemukan ditingkat lokal, tapi justru di sini kami menemukannya," jelasnya.

Pameran tersebut bertujuan untuk mengenalkan jati diri masyarakat Kotagede khususnya warga Muhammadiyah.

Dengan mengadakan pameran ini diharapkan masyarakat bisa mengenali lebih dalam siapa pendiri organisasi tersebut.

"Itu juga merancang proyeksi ke depan, semacam refleksi," tambahnya.

Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat PCM Kotagede Rokhmat Fakhruddin menambahkan, pameran ini untuk mengenalkan sejarah berdirinya PCM Kotagede.

Perkembangan organisasi PCM Kotagede dari awal sampai saat ini terekam dalam karya-karya foto tersebut. "Jadi kami buat periodesasi arsip itu," ujarnya.

Kurator dalam pameran tersebut terdiri dari dua orang yakni Ahmad Yasin dan Zalfaa Nabila Az-Zahra.

Tim artistik melibatkan dua orang yakni Sidqi Rosyadi dan Jimmy Jeniarto. (oso/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#jejak langkah #sejarah Muhammadiyah #Muhammdiyah #pameran foto #Seabad