Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Berbagi Berkah dan Jaga Solidaritas, Alumni SMPN 5 Jogja Bagikan Takjil selama Ramadan

Fahmi Fahriza • Sabtu, 8 Maret 2025 | 05:05 WIB

 

 

SOLIDARITAS: Para alumni dan perwakilan siswa dari SMPN 5 Jogja membagikan takjil pada pengguna jalan di area depan sekolah Jumat (7/3/2025).
SOLIDARITAS: Para alumni dan perwakilan siswa dari SMPN 5 Jogja membagikan takjil pada pengguna jalan di area depan sekolah Jumat (7/3/2025).

JOGJA - Gerakan solidaritas ditunjukkan oleh para alumni dari SMPN 5 Jogja yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Pawitikra.

Mereka secara kompak mengumpulkan donasi dan membagikan takjil selama bulan Ramadan kali ini.

"Uangnya murni dari para alumni lintas angkatan, dan distribusinya juga dilakukan oleh para alumni," kata ketua IKA Pawitikra Hatma Suryatmojo pada Radar Jogja, Jumat (7/3/2025).

Hatma menjelaskan, Ramadan kali ini menjadi momen spesial menggelar program berbagi takjil karena baru pertama kali yang akan dilakukan selama 20 hari ke depan atau hingga 26 Maret mendatang.

Tujuannya untuk meningkatkan berkah di bulan yang suci ini, juga berguna untuk mempererat solidaritas antaralumni.

"Alumni kan ada ribuan, dari berbagai angkatan. Kami terbuka bagi semua alumni yang bisa dan mau hadir untuk ikut serta," ujarnya.

Selama empat hari kegiatan, yakni dua hari pertama dan dua hari terakhir, pembagian akan difokuskan di area depan SMPN 5 Jogja.

Kemudian di hari-hari sisanya akan menyebar ke berbagai titik di lampu merah dengan kategori ramai pengguna jalan.

Lebih lanjut, pada Sabtu dan Minggu, rencananya pembagian takjil juga akan dialokasikan ke panti asuhan, sekaligus melakukan agenda buka puasa bersama.

"Per hari kami siapkan 100 pack, dari dana alumni sendiri sudah mencukupi sampai tanggal 26 Maret nanti," terangnya.

IKA Pawitikra sendiri resmi terbentuk pada 2017 silam degan anggota sekitar 300 orang dari berbagai angkatan kelulusan.

Keberadaan alumni diniatkan untuk menjembatani silaturahmi antaralumni, dan tetap bisa berkontribusi pada ragam program dan kegiatan sekolah.

"Kalau ikatan alumni SMA atau kuliah rasanya wajar, tapi kalau tingkat SMP saya rasa ini hal yang jarang," bebernya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 5 Jogja Siti Arina Budiastuti mengaku senang dan mendukung penuh program yang digagas oleh para alumni.

"Tentu kami siap berkontribusi secara langsung dalam pelaksanaannya," tuturnya.

Ia menilai, bahwa keberadaan alumni sendiri sangat penting dan dibutuhkan, mulai dari membantu mempromosikan sekolah secara berkala, hingga terlibat dalam berbagai program dan kegiatan sekolah.

"Seperti contohnya beasiswa alumni, itu kan program yang sangat membantu bagi para siswa," serunya. (iza/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#bagi takjil #ikatan keluarga alumni #alumni #Gerakan Solidaritas #smpn 5 jogja