JOGJA - Kabar kondisi terkini korban penyiraman air keras di Jogja, Natasya Hutagalung dalam keadaan tudak sadarkan diri di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta.
Menurut keterangan keluarga, Natasya sudah belasan hari dalam posisi koma.
"Sekarang kondisinya koma, sudah sekitar 16 hari yang lalu," ujar Bibi dari Natasya Hutagalung, Tarida Hutagalung saat dikonfirmasi, Selasa (25/2/2025).
Beberapa operasi sudah dilalui oleh dokter di rumah sakit tersebut.
Namun karena kondisi luka bakar yang cukup parah, Natasya belum membaik.
Pihak keluarga prihatin dengan kondisi Natasya, terutama luka bakar dari air keras yang dinilai bersifat korosif.
"Air keras kan korosif dan meresap ke dalam, jadi serba salah, kalau dioperasi terus kondisinya lemah, kalau tidak dioperasi nanti takutnya lebih parah," tuturnya.
Natasya telah dirawat di RSUP dr Sardjito sekitar dua bulan sejak masuk di hari Natal, (25/12/2024).
Menurut keterangan Tarida, selama dirawat Natasya menadapatkan perawatan yang intensif dan dilakukan pengecekan setiap harinya oleh dokter maupun perawat.
"Tapi untuk tindakan lanjut, mereka menunggu kondisi Natasya stabil," bebernya.
Terpisah, Manajer Hukum dan Humas Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito Yogyakarta Banu Hermawan mengatakan pada Sabtu (22/2/2025) telah dilakukan operasi yang ketiga kepada Natasya.
Operasi tersebut adalah memasang membran pada mata kanan untuk mencegah infeksi dan menutup kulit yang masih terbuka di daerah leher dan tangan kanan.
"Konidisinya masih dalam pemantauan intensif," ujarnya.
Ia tidak menampik kondisi Natsya saat ini masih dalam keadaan koma.
Namun pihak runah sakit akan mengupayakan penanganan yang terbaik untuk kesembuhan Natasya.
"Iya mas(koma), karena kondisi perburukan sejak awal Januari mas," tuturnya.
Saat ini Natasya dilakukan perawatan di ruang intensif khusus luka bakar. Pindahan di ruangan tersebur dilakukan sudah sekitar satu bulan yang lalu. (oso)
Editor : Iwa Ikhwanudin